Kompas TV regional berita daerah

Kisah Guru di Kulonprogo Tepergok Selingkuh Saat Masuk ke Kamar Kontrakan

Senin, 1 Maret 2021 | 13:24 WIB
kisah-guru-di-kulonprogo-tepergok-selingkuh-saat-masuk-ke-kamar-kontrakan
Ilustrasi guru selingkuh. (Sumber: Herzindag via Kompas.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Guru di Kulon Progo, DIY, tepergok selingkuh ketika sang istri mendapatinya sedang bersama dengan seorang perempuan di sebuah kamar kontrakan. Peristiwa guru yang terpergok selingkuh itu terjadi pada Sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dua orang yang diduga pasangan selingkuh adalah laki-laki berinisial M (52), yang berprofesi sebagai guru dan berdomisili di Kokap, Kulon Progo. Sedangkan si perempuan yang diduga menjadi selingkuhan guru itu berinisial T (44) warga Wates, Kulon Progo dan bekerja sebagai pedagang.

Dugaan perselingkuhan ini bermula saat Sutarsih (45), istri M, yang berprofesi sebagai PNS mencurigai sikap suaminya akhir-akhir ini. Pada hari itu, ia melihat sang suami pergi mengendarai sepeda motor sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca Juga: Kuli Bangunan Gali Terowongan Bawah Tanah untuk Selingkuh dengan Istri Tetangga

Ia pun mengikuti sang suami dan melihat M memboncengakan perempuan lain. Aksi membuntuti suaminya tidak berakhir sampai di sini.

Kedua pasangan diduga selingkuh pun itu berhenti sebuah rumah kontrakan di Temon, Kulon Progo, dan masuk ke dalamnya.

Sang istri pun memanggil Bhabinkamtimbas dan mendatangi rumah kontrakan itu. Ia memergoki suaminya sedang berdua dengan T di dalam kamar.

Keributan yang terjadi di rumah kontrakan itu pun membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian.

“Mereka mengaku sedang kerokan karena yang laki-laki tidak enak badan,” ujar Kapolsek Temon, Kompol Riyono.

Baca Juga: Tragis! Dituding Selingkuh, Kepala Sekolah Tewas Dikeroyok

Ia menuturkan kedua pasangan yang diduga selingkuh ini masing-masing sudah berkeluarga. Rumah kontrakan yang menjadi lokasi kejadian adalah rumah milik suami T.

Guru yang diduga selingkuh dan pasangannya ini pun dibawa ke Mapolsek Temon untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Penulis : Switzy Sabandar





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:05
POLISI PASTIKAN HASIL TES URINE MUSISI ANJI POSITIF MENGANDUNG THC ZAT AKTIF YANG ADA DALAM GANJA   HARI INI, MUSISI ANJI MENJALANI CEK KESEHATAN DI MAPOLRES JAKARTA BARAT ATAS DUGAAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA   MENHAN PRABOWO: BANGSA INDONESIA TAK PERNAH BERNIAT MENGINVASI KELUAR DENGAN ADANYA ALUTSISTA YANG DIMILIKI   MENHAN PRABOWO SUBIANTO TEGASKAN TUJUAN PENGADAAN ALUTSISTA RP 1.700 TRILIUN BUKAN UNTUK MENGINVASI NEGARA LAIN   PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH MEWAH DI JALAN LEMBANG, JAKPUS, DUA KALI DIGESEL KARENA LANGGAR IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN   HINGGA SAAT INI, PMI MEMILIKI TEMPAT DONOR DARAH LEBIH DARI 250 LOKASI YANG DIBUKA SELAMA 24 JAM   KETUM PMI JUSUF KALLA AJAK MASYARAKAT MENJAGA KETERSEDIAAN 5,5 JUTA KANTONG DARAH UNTUK KEBUTUHAN INDONESIA   WAMENKUMHAM: RUU KUHP MERUPAKAN SALAH SATU UPAYA PEMERINTAH DALAM MENYUSUN SISTEM REKODIFIKASI   KASUS COVID-19 MENINGKAT, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN INGATKAN WARGA TETAP DISIPLIN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN 7,5 JUTA PENDUDUK DKI SUDAH DIVAKSINASI COVID-19 PADA AKHIR AGUSTUS 2021   PRESIDEN JOKOWI: KECEPATAN VAKSINASI SANGAT MENENTUKAN PENYEBARAN COVID-19 DI JAKARTA   PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN VAKSINASI DI JAKARTA MAMPU MENCAPAI 100.000 SUNTIKAN PER HARI MULAI PEKAN DEPAN   PRESIDEN JOKOWI INGIN “HERD IMMUNITY” ATAU KEKEBALAN KOMUNAL TERHADAP COVID-19 DI JAKARTA SEGERA TERBENTUK   BEKASI GELAR VAKSINASI COVID-19 DI STADION, PRESIDEN JOKOWI BERHARAP AGAR BISA DITERAPKAN DI WILAYAH LAIN