Kompas TV nasional peristiwa

Wakil Ketua MPR Tolak Perpres Miras: Lebih Besar Kerusakannya daripada Manfaatnya

Minggu, 28 Februari 2021 | 22:41 WIB
wakil-ketua-mpr-tolak-perpres-miras-lebih-besar-kerusakannya-daripada-manfaatnya
Wakil Ketua MPR dari PKB Jazilul Fawaid (Sumber: Tribunnews-)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menolak  Peraturan Presiden (Perpres) nomor 10/2021 bidang usaha penanaman modal, salah satunya mengatur soal peredaran peredaran minuman beralkohol, yang sering disebut miras. 

"Saya selaku Wakil Ketua MPR RI menolak keras Perpres Miras, sebab itu bertentangan dengan nilai Pancasila dan tujuan bernegara, melindungi segenap tumpah darah Indonesia dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid kepada wartawan, Minggu (28/2/2021).

Menurut Wakil Ketua Umum DPP PKB ini, bahkan miras menimbulkan kerusakan dibandingkan manfaat. “Kita bukan bangsa pemabuk. Kita bangsa yang berketuhanan. Miras itu jalan setan, akan lebih besar kerusakannya daripada manfaatnya,” katanya.

Baca Juga: Ketua MUI Tegaskan Melegalkan Investasi Miras Hukumnya Haram

Dalam pandangannya, investasi tidak harus dengan merusak masa depan. Sebab, miras justeru telah membuat orang jadi miskin. Sehingga jangan sampai masyarakat dibuat tambah miskin. "Kita tahu Indonesia dalam krisis multidimensi, namun tolong jangan pertukarkan kesehatan jiwa kita dengan nafsu mendapatkan uang dari investasi miras. Celaka menanti kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menandatangani Perpres 10/2021 soal Bidang Usaha Penanaman Modal. Perpres tersebut merupakan turunan dari Undang-undang Cipta Kerja. 

Dalam  Perpres diatur  bidang usaha industri minuman keras mengandung alkohol berlaku dengan sejumlah persyaratan.

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:04
IKUTI WEBINAR "BERPARTNER DENGAN MEDIA" BERSAMA TIM HARIAN KOMPAS, DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    DISHUB SEBUT PEMBANGUNAN FISIK JALAN LAYANG CAKUNG, JAKARTA TIMUR, SUDAH RAMPUNG   POLRI: TERDUGA TERORIS YANG DITEMBAK MATI DI MAKASSAR ADALAH EKS NAPI TERORIS   POLRI: SEORANG TERDUGA TERORIS DI MAKASSAR DITEMBAK MATI KARENA ACUNGKAN PEDANG   DISHUB TARGETKAN PEMBANGUNAN TUGU DAN JALUR SEPEDA PERMANEN DI JALAN SUDIRMAN-THAMRIN RAMPUNG PADA MEI 2021    BAWASLU AKAN MELAKUKAN PERSIAPAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SABU RAIJUA   KEPALA BPOM PENNY K LUKITO: VAKSIN MERAH PUTIH YANG DIKEMBANGKAN UNAIR DITARGETKAN MULAI DIPRODUKSI AWAL 2022   DISNAKERTRANS JAWA BARAT SIAP MENGAWASI PERUSAHAAN DALAM PEMBAGIAN THR   WAKIL KETUA KOMISI IX DPR CHARLES HONORIS MINTA PEMERINTAH SIKAPI SERIUS LONJAKAN KASUS COVID-19 DI SEJUMLAH NEGARA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM SEBUT PANCASILA DAN BAHASA INDONESIA TETAP JADI ASPEK WAJIB DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN   MENKO KEMARITIMAN LUHUT BINSAR PANDJAITAN MEMINTA SETIAP PRAJURIT KOPASSUS SELALU SETIA KEPADA NKRI   HUT KE-69 KOPASSUS, WAPRES MA’RUF AMIN : TINGKATKAN PROFESIONALITAS DAN INTEGRITAS   KEMENDAGRI PANGGIL PETUGAS DAMKAR YANG MEMBONGKAR KASUS DUGAAN KORUPSI DI DAMKAR KOTA DEPOK   SERIKAT PEKERJA DI BEKASI AKAN BUKA POSKO ADUAN UNTUK AWASI PEMBAYARAN THR