Kompas TV klik360 cerita indonesia

Risma Jelaskan Kemensos Kekurangan Uang, Hingga Santunan Covid-19 Dihapus

Minggu, 28 Februari 2021 | 16:52 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkap sejumlah alasan kebijakan santunan COVID-19 dihapus.

Mensos Tri Rismaharini menyebut kebijakan itu salah administrasi sehingga Kemensos kini kekurangan uang.

"Kebijakan itu dikeluarkan pejabat setingkat dirjen. Harusnya, kebijakan itu dikeluarkan setingkat menteri. Sebetulnya itu nggak boleh, sudah melampaui kewenangan dari Direktur (Dirjen). Pertama, itu kesalahan administrasi. Kedua, saat itu tidak dihitung berapa jumlah korban. Sehingga saat itu kurang duitnya. Untuk tahun lalu saja kekurangan uang," kata Risma kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/2021).

Risma juga mengungkap bahwa anggaran di kementerian telah dipotong, untuk itu tidak ada uang yang bisa diberikan ke warga. 

Kemudian karena banyak berurutan bencana musibah dari seluruh nusantara, Risma juga sempat mengubah pengalokasian dana untuk penanganan bencana. 

"Sedangkan santunan untuk bencana alam kemarin saya hitung yang bisa hanya 3.000 kurang lebih Rp 9 Miliar. Itu pun saya coba revisi ada pengadaan untuk truk, saya hapus, semua diubah untuk penanganan bencana. karena banyak berurutan bencana musibah dari seluruh nusantara ini,"ungkap Risma. 

Sebelumnya para ahli waris korban COVID-19 tidak bisa mendapat santunan kematian dari pemerintah sebesar Rp 15 juta seperti tahun 2020.

Video Editor: Faqih Fisabililla
 

Penulis : Yuilyana





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:57
BPOM: IZIN PENGGUNAAN VAKSIN SPUTNIK V DITARGETKAN KELUAR AKHIR APRIL 2021   HIU DAN PARI TERANCAM PUNAH, KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN UPAYAKAN KELOLA SUMBER DAYA PERIKANAN   KEMENAG AKAN BUKA FORMASI 27.303 GURU AGAMA HONORER DALAM SELEKSI CALON PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA   MABES POLRI KIRIM 292 ANGGOTA BRIMOB NUSANTARA UNTUK PENANGANAN BENCANA DI NTT   PEMKOT DEPOK GELAR UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA MULAI TAHUN AJARAN BARU YAKNI 12 JULI 2021   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SEBUT ORANGTUA YANG BERHENTI MEROKOK BISA CEGAH ANAKNYA TERKENA "STUNTING"   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: PEMBANGUNAN TUGU SEPEDA MERUPAKAN BENTUK APRESIASI TERHADAP KREATIVITAS PELAKU SENI   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA SEBUT PEMBANGUNAN TUGU SEPEDA BERBIAYA RP 800 JUTA   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: ANGGARAN PEMBANGUNAN JALUR SEPEDA PERMANEN DI JALAN SUDIRMAN-THAMRIN RP 28 MILIAR   PEMKOT TANGERANG RESMI SELENGGARAKAN VAKSINASI COVID-19 PADA SIANG HARI SELAMA RAMADAN   SATGAS COVID-19 SEBUT TERJADI PENINGKATAN KASUS POSITIF DAN KEMATIAN COVID-19 DALAM SEPEKAN TERAKHIR    BAKAMLA SERAHKAN BERKAS PERKARA ABK DAN BARANG BUKTI KAPAL IKAN VIETNAM KE PSDKP BATAM    IBADAH HAJI MASIH TUNGGU KEPASTIAN DARI ARAB SAUDI, KEMENAG LAKUKAN VAKSINASI TERHADAP CALON HAJI    MENKES BUDI GUNADI SADIKIN AKAN MINTA PRESIDEN JOKOWI NEGOSIASI KE TIONGKOK TAMBAH DOSIS VAKSIN SINOVAC