Kompas TV nasional peristiwa

Gubernur Bergelar Profesor dan Disebut Tokoh Perubahan Itu Diborgol KPK

Minggu, 28 Februari 2021 | 07:30 WIB
gubernur-bergelar-profesor-dan-disebut-tokoh-perubahan-itu-diborgol-kpk
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah tersangka korupsi. (Sumber: KompasTV)


JAKARTA, KOMPAS.TV- Setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama lebih dari 12 jam, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.  "Para tersangka NA, ER dan AS dilakukan penahanan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 27 Februari 2021 sampai dengan 18 Maret 2021," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari.

NA adalah  Nurdin Abdullah. Lalu, ER adalah Edy Rahmat selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel dan AS adalah Agung Sucipto selaku kontraktor proyek.
 

Nurdin pun hadir di KPK mengenakan jaket warna oranye dengan tangan diborgol, seperti yang selama ini berlaku kepada semua tersangka di komisi anti rasuah ini. Nurdin diduga menerima gratifikasi dalam pengerjaan proyek jalan.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Diduga Terima Suap Rp7,4 Miliar dari Kontraktor Proyek Infrastruktur

Banyak pihak tidak menyangka atas penatapan tersangka tersebut. Sebab selama ini, Nurdin disebut--sebut sebagai peminpin daerah yang visioner dan menjanjikan perubahan. Dua periode dia menjadi Bupati Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan (2008-2018) sebelum akhirnya menjabat sebagai gubernur Sulsel 2018-2023. Dia diusung oleh PDIP, PAN, PKS dan didukung PSI.


Lelaki kelahiran  7 Februari 1963 di Pare Pare, Sulawesi Selatan ini berlatar belakang pertanian.Ia pernah mengambil S1 Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin, lulus tahun 1986. Kemudian pada 1991 meraih gelar magister dan 1994 doktor dari Agriculture Kyushu University Jepang. Dari Universitas Hasanuddin ia memperoleh gelar guru besar bidang kehutanan.

Oleh sebuah harian terkemuka dia mendapatkan penghargaan sebagai tokoh perubahan karena gaya kepemimpinannya yang visioner. Bahkan pada Januari lalu, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberikan ganjaran kepada Provinsi Sulawesi Selatan dalam bidang meritokrasi. Bahkan, Wakil Presiden Ma'ruf Amin memuji Sulawesi Selatan sebagai contoh privinsi dengan manajemen birokrasi yang baik dan transparan.   

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:04
KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN EKS DIRUT PT PELINDO II RJ LINO HINGGA 24 MEI 2021   PRESIDEN JOKOWI SEBUT KURVA KASUS COVID-19 AKAN TURUN SETELAH 70 JUTA PENDUDUK DIVAKSINASI   PRESIDEN INGATKAN PENANGANAN SEKTOR EKONOMI MAUPUN KESEHATAN YANG TERDAMPAK PANDEMI BERJALAN SECARA BERIRINGAN   PRESIDEN JOKOWI MEWANTI-WANTI KEPALA DAERAH TAK MEMPERLAMBAT IZIN INVESTASI   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH YANG BARU TERPILIH PADA PILKADA 2020 BEKERJA SECARA CEPAT   BPOM: KOMPONEN UTAMA PEMBUATAN VAKSIN NUSANTARA DIIMPOR DARI AMERIKA SERIKAT   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD INGATKAN KEPALA DAERAH HINDARI PERILAKU KORUPTIF DAN DAPAT JALANKAN AMANAH   MENTERI BUMN ERICK THOHIR AKAN BERIKAN DUKUNGAN MAKSIMAL UNTUK KESUKSESAN PENYELENGGARAAN FIBA ASIA CUP 2021   PRESIDEN JOKOWI MEMINTA PENYELENGGARAAN KOMPETISI LIGA 1 DAN LIGA 2 DISIAPKAN SECARA MATANG   KAKORLANTAS POLRI IRJEN ISTIONO SEBUT TERDAPAT 333 POS PENYEKATAN MUDIK LEBARAN 2021   OMBUDSMAN MINTA PERTAMINA GANTI RUGI WARGA TERDAMPAK LEDAKAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JABAR   POLDA JAWA BARAT MINTA PEMDA DATA PEMUDIK SUDAH PULANG KAMPUNG DULUAN   LARANGAN MUDIK LEBARAN, POLDA JAWA BARAT SIAPKAN 120 TITIK PENYEKATAN   KAPOLRI HARAP PERPANJANG SIM DI APLIKASI DARING HAPUS CELAH CALO