Kompas TV regional kriminal

Polisi Ungkap Jaringan Pengedar Dollar Palsu, Barang Bukti Senilai 2,8 Triliun Rupiah!

Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:01 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.TV - Satuan reserse kriminal Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, mengungkap jaringan pengedar dollar palsu.  

Nilainya setara lebih dari 2,8 triliun rupiah.

Dalam kasus ini para pelaku memalsukan mata uang dari sejumlah negara, termasuk dollar Amerika Serikat.  

Polisi memperkirakan mata uang asing yang dipalsukan setara 2,8 triliun rupiah.

Selain uang palsu, polisi juga menyita beberapa unit ponsel dan mobil. 

Polisi juga meringkus 10 orang tersangka.

Ke sepuluh tersangka berasal dari sejumlah kota, seperti Surabaya, Jombang, dan Bandung.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari penyelidikan polisi, yang mengendus adanya transaksi jual beli mata uang asing palsu senilai 120 ribu Dollar Amerika Serikat, yang terjadi di salah satu hotel berbintang di wilayah Banyuwangi.

Menurut rencana, 120 ribu Dollar Amerika Serikat palsu itu oleh pelaku akan dijual seharga 180 juta rupiah kepada seorang pembeli yang berinisial 'J', yang saat ini masih buron.

Kepada polisi, para pelaku ini mengaku kalau hanya bertugas untuk mengedarkan uang palsu. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:27
SEBANYAK 250 WNI DI CALIFORNIA SELATAN, AS, DAPAT SUNTIKAN VAKSINASI COVID-19    PRESIDEN JOKOWI BEBASKAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) UNTUK AIR BERSIH    BPOM: BELUM ADA IZIN UJI KLINIK FASE II VAKSIN NUSANTARA    MENKO POLHUKAM DORONG KPK BERGABUNG DALAM SISTEM DATABASE PENANGANAN PERKARA TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI    LARANGAN MUDIK LEBARAN, DITLANTAS POLDA METRO JAYA SEKAT 16 JALUR TIKUS UNTUK KELUAR JABODETABEK    DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN DIRIKAN POS PANTAU DI JALUR TIKUS UNTUK ANTISIPASI WARGA YANG NEKAT MUDIK    WALHI SUMSEL DUKUNG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT    KPK MENDAKWA EKS WALI KOTA CIMAHI AJAY PRIATNA TERIMA SUAP RP 1,6 MILIAR UNTUK MULUSKAN IZIN PROYEK RS    MENKEU SRI MULYANI SEBUT PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19 HARUS BERSIFAT BERKELANJUTAN    GEMPA MALANG, BMKG: BURUKNYA STRUKTUR BANGUNAN IKUT JADI PENYEBAB RIBUAN RUMAH RUSAK DI MALANG    KASUS SUAP PENGATURAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU, KPK PANGGIL 3 ANGGOTA DPRD JAWA BARAT    WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU MASYARAKAT BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH    POLRI MULAI PERIKSA BARANG BUKTI DARI TKP KEBAKARAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT    MENTERI PPPA MINTA PEMDA KAWAL DAN PASTIKAN PENGGUNAAN DAK PEREMPUAN DAN ANAK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN