Kompas TV regional berita daerah

Takut Gempa Susulan, Warga Halmahera Selatan Bertahan Di Posko Darurat

Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:00 WIB

HALMAHERA SELATAN, KOMPAS.TV - Pasca diguncang gempa bermagnitudo 5,2 warga Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara, bertahan di posko darurat.

Warga bertahan lantaran khawatir gempa susulan.

Selain membangun tenda untuk pengungsi, tim tanggap bencana juga telah mendirikan tenda darurat untuk menampung dan melayani pasien dari Rumah Sakit Umum Daerah Labuha Bacan Halmahera Selatan yang terdampak gempa.

Sementara pendataan kerusakan bangunan dan korban akibat gempa, masih dilakukan tim tanggap bencana.

Visual amatir memperlihatkan sejumlah pasien dan petugas Rumah Sakit Umum Labuha Bacan Halmahera Selatan, Maluku Utara berhamburan ketika diguncang gempa dengan magnitudo 5,2.

Selain kepanikan di rumah sakit, sejumlah bangunan milik warga dikabarkan mengalami kerusakan terdampak gempa.

Rak sebuah minimarket terlihat berjatuhan.

Visual amatir lainnya memperlihatkan kerusakan yang terjadi di rumah sakit umum daerah, RSUD Labuha, Halmahera Selatan.

Dinding sejumlah ruangan RSUD mengalami retakan.

Di ruangan lain, semen pelapis tembok terkelupas.

Pasien sempat dikeluarkan dari dalam rumah sakit saat gempa mengguncang.

Sebelumnya BMKG merilis, gempa bumi terjadi di Halmahera Selatan Maluku Utara, tepatnya di wilayah Desa Labuha, dengan kekuatan magnitudo 5,2.

Gempa terjadi pada pukul 18:02 WIB, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa tidak berpotensi tsunami. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Panduan

Hukum Mencium Istri Saat Puasa, Bolehkah?

Minggu, 18 April 2021 | 19:12 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:18
6 JUTA BAHAN BAKU VAKSIN SINOVAC YANG TIBA HARI INI AKAN DIOLAH BIO FARMA YANG TELAH MENDAPAT SERTIFIKAT DARI BPOM   6 JUTA BAHAN BAKU VAKSIN SINOVAC YANG DATANG MELALUI BANDARA SOEKARNO-HATTA HARI INI DIBAWA KE BIO FARMA DI BANDUNG   KAPOLDA PAPUA SEBUT GURU YANG DITEMBAK KKB ADALAH WARGA SIPIL YANG SUDAH LIMA TAHUN MENGAJAR DI DISTRIK BEOGA   KAPOLDA PAPUA BANTAH TUDINGAN KKB YANG SEBUT DUA GURU DAN SISWA YANG DITEMBAK ADALAH MATA-MATA APARAT   DALAM DUA PEKAN TERAKHIR, SERANGAN KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA DI PAPUA TELAH MENEWASKAN EMPAT ORANG   YORRYS RAWEYAI MINTA TNI-POLRI BERIKAN JAMINAN KEAMANAN BAGI WARGA DI DISTRIK BEOGA DAN DISTRIK ILAGA   ANGGOTA DPD RI ASAL PAPUA YORRYS RAWEYAI MINTA PEMERINTAH TINDAK PELAKU KEKERASAN DI KABUPATEN PUNCAK   BUPATI KABUPATEN PUNCAK WILLEM WANDIK MINTA TNI-POLRI TINDAK TEGAS ANGGOTA KKB YANG TEMBAK GURU DAN SISWA   RUMAH KEPALA SUKU DAN TIGA RUMAH GURU HANGUS AKIBAT PEMBAKARAN YANG DILAKUKAN KKB DI KABUPATEN PUNCAK, PAPUA   KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA KEMBALI MEMBAKAR RUMAH WARGA DI KABUPATEN PUNCAK, PAPUA   PETUGAS TANGKAP 5 KRU KAPAL BERBENDERA MALAYSIA YANG MENCURI IKAN DI SELAT MALAKA, 2 WARGA MALAYSIA DAN 3 WNI   KAPAL BERBENDERA MALAYSIA DIDUGA CURI IKAN DI SELAT MALAKA GUNAKAN ALAT PANCING JENIS "TRAWL" YANG DILARANG KKP   KAPAL IKAN BERBENDERA MALAYSIA YANG DIDUGA MENCURI IKAN DI SELAT MALAKA SEMPAT KABUR SEBELUM DITANGKAP PETUGAS   KAPAL PATROLI KEMENTERIAN KELAUTAN & PERIKANAN TANGKAP KAPAL IKAN BERBENDERA MALAYSIA YANG CURI IKAN DI SELAT MALAKA