Kompas TV nasional sosok

Foto Jadul Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir Ketika Jadi Wartawan

Sabtu, 27 Februari 2021 | 06:35 WIB
foto-jadul-ketum-muhammadiyah-haedar-nashir-ketika-jadi-wartawan
Ketua UmumPP Muhammadiyah ketika menjadi wartawan (kanan) (Sumber: @literasimuhammadiyah )


JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir,  sebelum terpilih menjadi ketua pengurus pusat,  pernah aktif   menjadi wartawan Suara Muhammadiyah. Di majalah milik persyarikatan itu, Haedar malah pernah duduk sebagai pemimpin redaksi.

Yang menarik di media sosial Muhammadiyah beredar foto lama Haedar Nashir saat mewawancari Profesor Mitsuo Nakamura, antropolog dari Univesitas Chiba Jepang. Nakamura banyak meneliti ormas ini hingga diterbitkan menjadi buku berjudul  "Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin: Studi Tentang Pergerakan Muhammadiyah di Kotagede Sekitar 1910-2010."

Dalam foto yang tidak disebutkan tahunnya itu, Haedar Nashir tampak memakai kemeja putih dengan rambut yang lumayan panjang dan sedikit acak-acakan. Dia sedang menyodorkan tape recorder untuk merekam hasil wawancara. 

Baca Juga: 23 Februari 1923, Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan Meninggal Dunia

Dalam cuitan di @literasimuhammadiyah disebutkan, "profesi wartawan, beliau jalani sejak menempuh pendidikan tinggi S1 dan S2 di Yogyakarta. Bahkan, walaupun kini beliau sudah berada pada puncak kepemimpinan di organisasi Muhammadiyah, profesi sebagai seorang penulis, tidak begitu saja hilang dari dalam tradisi kehidupan Haedar."

Baca Juga: Kapolri Bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah, Ini 3 Pesan Haedar Nashir untuk Listyo Sigit

Meski sudah tidak menjadi wartawan, Haedar tetap aktif menulis. "Banyak karya-karya tulis Haedar yg terus hadir dalam berbagai bentuk seperti buku, artikel, kolom dan lainnya, yang kini telah menjadi konsumsi publik. Bahkan hingga saat ini, Haedar masih menekuni dunia jurnalis dengan menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Suara Muhammadiyah" 

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:20
SEBANYAK 250 WNI DI CALIFORNIA SELATAN, AS, DAPAT SUNTIKAN VAKSINASI COVID-19    PRESIDEN JOKOWI BEBASKAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) UNTUK AIR BERSIH    BPOM: BELUM ADA IZIN UJI KLINIK FASE II VAKSIN NUSANTARA    MENKO POLHUKAM DORONG KPK BERGABUNG DALAM SISTEM DATABASE PENANGANAN PERKARA TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI    LARANGAN MUDIK LEBARAN, DITLANTAS POLDA METRO JAYA SEKAT 16 JALUR TIKUS UNTUK KELUAR JABODETABEK    DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN DIRIKAN POS PANTAU DI JALUR TIKUS UNTUK ANTISIPASI WARGA YANG NEKAT MUDIK    WALHI SUMSEL DUKUNG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT    KPK MENDAKWA EKS WALI KOTA CIMAHI AJAY PRIATNA TERIMA SUAP RP 1,6 MILIAR UNTUK MULUSKAN IZIN PROYEK RS    MENKEU SRI MULYANI SEBUT PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19 HARUS BERSIFAT BERKELANJUTAN    GEMPA MALANG, BMKG: BURUKNYA STRUKTUR BANGUNAN IKUT JADI PENYEBAB RIBUAN RUMAH RUSAK DI MALANG    KASUS SUAP PENGATURAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU, KPK PANGGIL 3 ANGGOTA DPRD JAWA BARAT    WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU MASYARAKAT BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH    POLRI MULAI PERIKSA BARANG BUKTI DARI TKP KEBAKARAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT    MENTERI PPPA MINTA PEMDA KAWAL DAN PASTIKAN PENGGUNAAN DAK PEREMPUAN DAN ANAK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN