Kompas TV regional berita daerah

DPRD Jateng Minta Penanganan Covid-19 Lebih Konkret

Jumat, 26 Februari 2021 | 14:42 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - DPRD Jateng meminta Pemprov Jateng untuk lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan terkait penanganan Covid 19. Jangan sampai kebijakan yang diambil justru berdampak merugikan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Quatly Abdul Kadir Alkatiri berharap Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten-kota untuk berhati- hati dalam menerapkan kebijakan dalam penanganan penyebaran Covid 19. Jangan sampai kebijakan yang diambil terkesan hanya berupa larangan dan penertiban pelanggaran protokol kesehatan semata. Sementara itu faktor yang lain seperti ekonomi, sosial dan kebutuhan pangan yang juga dibutuhkan sebagian masyarakat justru diabaikan. 

Menurut wakil rakyat dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera ditengah angka kemiskinan yang terus naik, pemerintah juga harus melakukan terobosan-terobosan melalui berbagai cara yang ada, terutama memberikan pendampingan kepada masyarakat agar dapat kembali menggerakan perekonomian keluarga di tengah pandemi.

 

#Covid19 #DPRD #Kebijakan

 

 

 

Penulis : KompasTV Jateng





BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Murottal Surat Al Baqarah 16-20

Sabtu, 17 April 2021 | 14:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:04
SPANYOL TAWARKAN STADION LA CARTUJA, KANDANG SEVILLA, SEBAGAI ALTERNATIF PENYELENGGARAAN EURO 2020   UEFA TUNGGU KEPASTIAN 3 KOTA YAKNI BILBAO, MUENCHEN, DAN DUBLIN SOAL PENYELENGGARAAN EURO 2020   ITALIA IZINKAN KEHADIRAN HINGGA 1.000 PENONTON PADA KEGIATAN-KEGIATAN YANG DIGELAR DI LUAR RUANGAN MULAI 1 MEI 2021   OLIMPIADE TOKYO TERANCAM DITUNDA BAHKAN DIBATALKAN JIKA KASUS COVID-19 DI JEPANG TERUS MENINGKAT JELANG PEMBUKAAN   RUSIA BAKAL MENGUSIR 10 DIPLOMAT AS DARI NEGARANYA ATAS TINDAKAN AS YANG MENGUSIR 10 DIPLOMAT RUSIA LEBIH DULU   NATO KEBERATAN ATAS RENCANA RUSIA UNTUK BLOKIR SEBAGIAN LAUT HITAM BAGI PELAYARAN MILITER DAN NEGARA-NEGARA ASING   NASA TELAH MEMILIH ROKET STARSHIP BUATAN SPACEX UNTUK KEMBALI MENDARATKAN ASTRONOT DI BULAN   PEMPROV NTT MINTA LIPI LAKUKAN RISET ATAS MUNCULNYA PULAU BARU DI ROTE NDAO PASCABADAI SEROJA   DINKES TULUNGAGUNG, JATIM, TEMUKAN MAKANAN-MINUMAN TAKJIL MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA DI PASAR RAMADAN   MULAI 29 APRIL 2021, LAYANAN TES GENOSE TERSEDIA DI BANDARA ADI SOEMARMO BOYOLALI, TARIF RP 40.000 PER ORANG   BPOM: DIHARAPKAN VAKSIN MERAH PUTIH BISA DIPRODUKSI MASSAL PADA AWAL 2022   BPOM: UJI KLINIS VAKSIN NUSANTARA BELUM BISA DILANJUTKAN KE FASE KEDUA   KOMISI IX DPR AKAN PANGGIL BPOM YANG MASIH MENGIZINKAN VAKSIN ASTRAZENECA UNTUK DIGUNAKAN DI INDONESIA   RIDWAN ARBIAN SYAH JADI DIREKTUR SDM PEGADAIAN GANTIKAN MOHAMMAD EDI ISDWIARTO