Kompas TV regional berita daerah

Tega !, Pembantu Di Bandung Habisi Majikannya Sendiri

Jumat, 26 Februari 2021 | 15:00 WIB

BANDUNG. KOMPAS.TV, - Kamis siang bertempat di Mapolrestabes Kota Bandung Satreskrim Polrestabes Bandung membongkar kasus pembunuhan yang dilakukan seorang pembatu terhadap majikanya sendiri

Dengan alasan karena merasa sakit hati R sering dimarahi majikannya sehingga R dengan tega melakukan pembunuhan terhadap majikanya sendiri  sehingga korban meninggal dunia

Setelah itu untuk menutupi perbuatannya pelaku senagaja menusuk dirinya sendiri menggunakan pisau agar seolah olah kena tusuk dan hendak dibperkosa

Shingga dia melaporkan ke polisi agar  polisi percaya namun polisi tidak langsung percaya dan melakukan penyeilidkan dan didapati bahwa terungkap pelaku melakukan pembunuhan terhadap majikannya sendiri

Sekarang ini masih dalam penyidikan Satreskrim Polrestabes Bandung masih kembangkan apakah memang ada unsur pembunuhan berencana atau memang kebetulan pembunuhan biasa di cek masih dalam pengembangan

Sementara itu dari pemeriksaan olah TKP belum ada barang yang hilang maupun dari keluarga korban yang dinyatakah hilang

Cuma dilaporkan awal dari keluarga itu seolah-olah ada pencurian tapi sudah dilakukan pengembangan  dan hasilnya pelaku pun sudah mengakui bahwa dia yang melakukannya

Dirumah itu hanya mereka berdua asistennya dan majikannya

Dia melukai dirinya sendiri dengan pisau jadi dia melaporkan ke polisi seolah-olah diperkosa

Motifnya sementara sakit hati karena dia sering dimarahi oleh majikannya. Kemudian dia melukai badannya menggunakan pisau dari perngakuan R dirinya sakit hati dan tidak ada niat menghabisi nyawa majiknya akibat sering dimarahi dan dipukul majiknya sehingga R sakit hati dan mengambil tongkat majikannya dan memykulkan kekepala majiknya sebanyak tiga kali

Saat ini pelaku tengah ditahan dipolresatebes bandung pelaku terancama hukuman lima belas penjara

Untuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat, bisa klik link di bawah .

IG:https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube:https://www.youtube.com/c/kompastvjaw ...

Twitter:https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook:https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

Penulis : KompasTV Bandung





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:51
SEBANYAK 250 WNI DI CALIFORNIA SELATAN, AS, DAPAT SUNTIKAN VAKSINASI COVID-19    PRESIDEN JOKOWI BEBASKAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) UNTUK AIR BERSIH    BPOM: BELUM ADA IZIN UJI KLINIK FASE II VAKSIN NUSANTARA    MENKO POLHUKAM DORONG KPK BERGABUNG DALAM SISTEM DATABASE PENANGANAN PERKARA TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI    LARANGAN MUDIK LEBARAN, DITLANTAS POLDA METRO JAYA SEKAT 16 JALUR TIKUS UNTUK KELUAR JABODETABEK    DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN DIRIKAN POS PANTAU DI JALUR TIKUS UNTUK ANTISIPASI WARGA YANG NEKAT MUDIK    WALHI SUMSEL DUKUNG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT    KPK MENDAKWA EKS WALI KOTA CIMAHI AJAY PRIATNA TERIMA SUAP RP 1,6 MILIAR UNTUK MULUSKAN IZIN PROYEK RS    MENKEU SRI MULYANI SEBUT PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19 HARUS BERSIFAT BERKELANJUTAN    GEMPA MALANG, BMKG: BURUKNYA STRUKTUR BANGUNAN IKUT JADI PENYEBAB RIBUAN RUMAH RUSAK DI MALANG    KASUS SUAP PENGATURAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU, KPK PANGGIL 3 ANGGOTA DPRD JAWA BARAT    WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU MASYARAKAT BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH    POLRI MULAI PERIKSA BARANG BUKTI DARI TKP KEBAKARAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT    MENTERI PPPA MINTA PEMDA KAWAL DAN PASTIKAN PENGGUNAAN DAK PEREMPUAN DAN ANAK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN