Kompas TV regional kriminal

Tertipu Calo PNS, Ibu Ini Harus Bayar Utang Bank Rp200 Juta Selama 5 Tahun

Jumat, 26 Februari 2021 | 13:55 WIB
tertipu-calo-pns-ibu-ini-harus-bayar-utang-bank-rp200-juta-selama-5-tahun
Kusmiyati, korban penipuan bermodus janji diterima sebagai PNS menunjukkan bukti kuitansi pembayaran pada calo PNS. Karena penipuan ini, ia harus membayar utang bank sebesar Rp200 juta. (Sumber: KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO)

GROBOGAN, KOMPAS.TV - Kisah Kusmiyati, seorang warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah menjadi korban penipuan dengan iming-iming status PNS beredar di media sosial. Karena penipuan itu, ia hanya bisa menangis karena harus membayar utang di bank sebesar Rp200 juta.

Semuanya bermula pada 2015 saat seorang tetangganya di Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan berjanji akan menjadikan putri Kusmiyati sebagai bidan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Saya awalnya diiming-imingi oleh Abdul Muiz, salah satu perangkat desa di kampung supaya menitipkan anak saya ke Pak Mustamir seorang kontraktor yang juga tetangga saya. Katanya bisa menjadikan anak saya bidan PNS di Solo,” tutur Kusmiyati, dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Terbongkar Penimbun Minyak Tanah Subsidi, Dijual Online dengan Harga Tinggi

Namun, ia harus membayar uang terlebih dahulu untuk memuluskan penerimaan kerja anaknya. Kusmiyati pun berutang ke bank.

Ia mengaku, kini memiliki utang Rp200 juta. Kusmiyati membayar utang itu dengan cara mencicil Rp5,3 juta tiap bulan selama lima tahun.

Akan tetapi, Kusmiyati tak kunjung mendapat kejelasan soal kesepakatan itu. Padahal, ia sudah membayar uang dengan bukti kuitansi bermaterai.

Penulis : Ahmad Zuhad





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:42
SEBANYAK 250 WNI DI CALIFORNIA SELATAN, AS, DAPAT SUNTIKAN VAKSINASI COVID-19    PRESIDEN JOKOWI BEBASKAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) UNTUK AIR BERSIH    BPOM: BELUM ADA IZIN UJI KLINIK FASE II VAKSIN NUSANTARA    MENKO POLHUKAM DORONG KPK BERGABUNG DALAM SISTEM DATABASE PENANGANAN PERKARA TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI    LARANGAN MUDIK LEBARAN, DITLANTAS POLDA METRO JAYA SEKAT 16 JALUR TIKUS UNTUK KELUAR JABODETABEK    DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN DIRIKAN POS PANTAU DI JALUR TIKUS UNTUK ANTISIPASI WARGA YANG NEKAT MUDIK    WALHI SUMSEL DUKUNG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT    KPK MENDAKWA EKS WALI KOTA CIMAHI AJAY PRIATNA TERIMA SUAP RP 1,6 MILIAR UNTUK MULUSKAN IZIN PROYEK RS    MENKEU SRI MULYANI SEBUT PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19 HARUS BERSIFAT BERKELANJUTAN    GEMPA MALANG, BMKG: BURUKNYA STRUKTUR BANGUNAN IKUT JADI PENYEBAB RIBUAN RUMAH RUSAK DI MALANG    KASUS SUAP PENGATURAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU, KPK PANGGIL 3 ANGGOTA DPRD JAWA BARAT    WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU MASYARAKAT BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH    POLRI MULAI PERIKSA BARANG BUKTI DARI TKP KEBAKARAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT    MENTERI PPPA MINTA PEMDA KAWAL DAN PASTIKAN PENGGUNAAN DAK PEREMPUAN DAN ANAK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN