Kompas TV nasional peristiwa

Penindakan Polisi Virtual: Setelah Diperingatkan 1x24 Jam, Baru Dipanggil

Jumat, 26 Februari 2021 | 08:37 WIB
penindakan-polisi-virtual-setelah-diperingatkan-1x24-jam-baru-dipanggil
Ilustrasi aplikasi media sosial Clubhouse. (Sumber: Global Times)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Hadirnya polisi virtual oleh kepolisian RI merupakan upaya edukasi kepada masyarakat di dunia maya. Upaya itu bagian dari pencegahan. Bila ditemukan konten yang isinya mengandung fitnah, polisi tidak langsung melakukan tindakan hukum. "Setelah diperingatkan 1x24 jam, baru ada pemanggilan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat diwawancara di "Kompas Pagi" di Kompas TV, Jumat (26/2/2021).  

Ramadhan menjelaskan, pemanggilan yang dimaksud bukanlah penindakan hukum, tapi klarifikasi dan sekaligus ruang untuk membela diri. "Belum proses penegakkan hukum. Ini baru upaya pencegahan, supaya tidak ada tindak pidana," jelasnya.

Kepolisian, kata Ramadhan, mempersilakan masyarakat menyampaikan kritik kepada siapa saja. "Kritik sepanjang membangun boleh. Yang tidak boleh berita bohong, fitnah dan adu domba," jelasnya.

Baca Juga: Kapolri: Polisi Virtual Akan Segera Patroli di Media Sosial

Sebelumnya,  Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengingatkan agar kehadiran  Polisi Virtual atau "Virtual Police" yang diprakarsai Polri tidak melanggar hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat.


“Saya mengapresiasi kehadiran 'Virtual Police' untuk menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di ruang digital. Namun saya mengingatkan Kepolisian untuk tetap memperhatikan hak-hak masyarakat untuk menyuarakan pendapatnya," kata Azis dalam keterangan tertulis, Kamis (25/2/2021) seperti dikutip laman dpr. go.id 

 
Menurut politikus Partai Golkar ini, jangan sampai kehadiran Polisi Virtual membatasi kebebasan berpendapat, karena sudah dijamin oleh UUD 1945. Karena itu Azis meminta Kepolisian memberikan penjelasan mengenai urgensi adanya Polisi Virtual dan mensosialisasikan secara masif kepada masyarakat terkait kegiatannya.

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Viral

Viral Pasangan Pengantin Barbar

Minggu, 18 April 2021 | 05:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:57
BMKG: CUACA JABODETABEK DIPENGARUHI SIRKULASI SIKLONIK DI SAMUDRA HINDIA BARAT BENGKULU YANG PICU AWAN HUJAN   BMKG PASTIKAN SIKLON TROPIS SURIGAE TAK PENGARUHI CUACA DI WILAYAH JABODETABEK   KEMKOMINFO TARGETKAN 1,5 JUTA WARGA JAWA TIMUR AKAN TERLITERASI DIGITAL HINGGA 2024   KEMENKES MENYATAKAN BELUM MENDAPATKAN HASIL UJI PRAKLINIS VAKSIN NUSANTARA   LBM EIJKMAN TARGETKAN VAKSIN MERAH PUTIH DAPAT IZIN BPOM PADA PERTENGAHAN 2022   ANTISIPASI LONJAKAN PENUMPANG JELANG LARANGAN MUDIK, PT KAI AKAN OPERASIKAN KERETA LUAR BIASA   HUMAS PT KAI DAOP I MENYATAKAN TAK ADA PENAMBAHAN KERETA HINGGA PEKAN PERTAMA BULAN RAMADAN   HUMAS PT KAI DAOP I EVA CHAIRUNISA SEBUT JUMLAH PENUMPANG DALAM SATU PEKAN TERAKHIR MASIH NORMAL   LARANGAN MUDIK, JUMLAH PENUMPANG YANG BERANGKAT PADA SABTU MALAM JAUH LEBIH SEDIKIT DIBANDING PAGI-SIANG    PRESIDEN JOKOWI: AHLI PERENCANAAN BANGUNAN HARUS BISA MEMBANGUN TEMPAT HIDUP YANG NYAMAN BAGI MASYARAKAT    BERI SAMBUTAN DI HUT KE-50 IKATAN AHLI PERENCANAAN, PRESIDEN INGATKAN PERENCANAAN BUKAN HANYA MEMBANGUN BANGUNAN   BENNY SUSETYO: IDEOLOGI PANCASILA PERLU DIAJARKAN KEMBALI DI DUNIA PENDIDIKAN MULAI PAUD SAMPAI PERGURUAN TINGGI    STAFSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP BENNY SUSETYO: REVISI PP NO 57 TAHUN 2021 HENDAKNYA MENGACU PADA IDEOLOGI PANCASILA   SAAT LEBARAN, PEMPROV JATIM IZINKAN PERJALANAN KE GRESIK, BANGKALAN, MOJOKERTO, SURABAYA, SIDOARJO, DAN LAMONGAN