Kompas TV nasional politik

Moeldoko Tepis Tudingan SBY Soal Isu Kudeta Demokrat

Jumat, 26 Februari 2021 | 00:52 WIB

KOMPAS.TV - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko angkat bicara soal pidato Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, terkait upaya kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Moeldoko mengingatkan untuk tidak menekan dirinya.

Moeldoko menegaskan bahwa dirinya sangat mungkin mengambil langkah yang ia yakini.

Untuk itu, ia meminta semua pihak tidak terus menuding keterlibatan dirinya.

Moeldoko juga menyebut tak lagi mengikuti perkembangan isu kudeta, karena sibuk urusan keluarga.

“Jadi, janganlah menekan-nekan saya, saya diam, jangan menekan-nekan dan saya ingin mengingatkan semuanya, karena saya bisa sangat mungkin, melakukan apa itu, langkah-langkah yang saya yakini, jadi saya harap jangan menekan saya, karena saya tidak tau situasi itu." ujar Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Sementara itu, respon SBY justru mengundang tanda tanya dari Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua.

Ia menganggap dengan turun tangannya Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyelesaikan gerakan kudeta partai justru membuktikan bahwa SBY meragukan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Max Sopacua menilai, isu kudeta di tubuh Partai Demokrat seharusnya diselesaikan sendiri oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan bukan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Penyelesaian  persoalan internal ini bagi Max Sopacua, bisa dilakukan  dengan menyelenggarakan kongres luar biasa.

Penulis : Luthfan





BERITA LAINNYA


Film

Drama Korea Berikut Bikin Ngeri

Selasa, 13 April 2021 | 05:31 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
06:05
POLRI KANTONGI IDENTITAS PELAKU PENEMBAKAN 2 GURU DI DISTRIK BEOGA, KABUPATEN PUNCAK, PAPUA    WAGUB NTT JOSEF NAE SOI MINTA PEMDA KABUPATEN DAN KOTA DI NTT SIAPKAN LAHAN RELOKASI WARGA TERDAMPAK BENCANA    SEBANYAK 10 RUMAH SEMIPERMANEN DI JALAN KL YOS SUDARSO, MEDAN BELAWAN, SUMUT, HANGUS TERBAKAR    POLRES TANGERANG KOTA MUSNAHKAN 14.759 BOTOL MIRAS DARI HASIL OPERASI PEKAT JAYA SELAMA 12 HARI    GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO MINTA KEPALA DAERAH DI JAWA TENGAH SATU SUARA SOAL LARANGAN MUDIK LEBARAN    POLRES KOTA BOGOR TERJUNKAN 800 PERSONEL UNTUK ANTISIPASI KERUMUNAN DAN LONJAKAN KASUS KORONA DI BULAN RAMADAN    DINAS KETAHANAN PANGAN, KELAUTAN, DAN PERIKANAN DKI: HARGA BAHAN POKOK AKAN NAIK 1-5% PADA AWAL RAMADAN    PEMPROV DKI: MAL TETAP TUTUP PUKUL 21.00 WIB SELAMA RAMADAN, TERMASUK RESTORAN DI DALAMNYA    MUI SARANKAN PASIEN COVID-19 BERGEJALA RINGAN TETAP PUASA    TPU KHUSUS JENAZAH COVID-19 DI SRENGSENG SAWAH, JAGAKARSA, RAMAI DIKUNJUNGI PEZIARAH JELANG RAMADAN    WALI KOTA JAKBAR UUS KUSWANTO INGATKAN WARGA BAWA SAJADAH SENDIRI SAAT SHALAT TARAWIH DI MASJID    PEMKOT SERANG PERSILAKAN WARGA SHALAT TARAWIH DI MASJID, MESKI STATUS KOTA MASIH ZONA ORANYE COVID-19    KEMENKES: ANAK USIA DI BAWAH 10 TAHUN TAK PERLU DIBAWA KE MASJID SELAMA RAMADAN    KEMENKES: VAKSINASI COVID-19 DI BULAN RAMADAN DIGELAR SIANG DAN MALAM HARI SELAMA TIDAK MENGGANGGU IBADAH