Kompas TV regional berita daerah

Krisis Finansial, Martapura FC Diakuisisi Menjadi Dewa United FC

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:05 WIB

BANJAR, KOMPAS.TV - Ketua Umum Martapura FC, Mokhammad Hilman dalam jumpa pers yang dilaksanakan kamis siang (25/2/2021) mengakui telah melepas atau menjual klub kebanggaan warga kota martapura tersebut.

Tak bergulirnya kompetisi akibat covid-19 membuat kondisi keuangan klub yang bermarkas di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tersebut memburuk.

Baca Juga: Mati Suri Kawasan Wisata Siring Tendean Banjarmasin, Warga Menanti Kembali Dibuka

Besarnya biaya pengeluaran klub tanpa adanya pemasukan dari industri sepakbola khususnya liga dua yang tak jua bergulir selama satu tahun, membuat manajemen Martapura FC terpaksa melepas klub yang sudah berlaga di kompetisi profesional selama 7 tahun ini kepada manajemen baru.

Alhasil, Martapura FC kini berganti nama menjadi Dewa United FC dan akan berpindah home base dari Kota Martapura ke kota Tangerang Selatan, Banten dengan manajemen baru.

“Kondisi keuangan atau finansial dari klub tidak memungkinkan untuk berlaga pada musim kompetisi ini, ini juga sebagai dampak pandemic covid-19,” ucap Mokhammad Hilman.

“Proses persiapan, pelaksanaan sampai menunggu sampai diberhentikannya kompetisi itu mengeluarkan dana yang tidak sedikit, nah ini jadi beban hutang kita pada saat itu, padahal dari segi pemasukan karena komnpetisinya tidak berjalan, apa yang bisa diharapkan,” lanjutnya.

Baca Juga: Hewan Langka Trenggiling Diselamatkan Animal Rescue dari Plafon Rumah Warga

 

Selama berlaga di liga dua, Martapura FC menjadi salah satu klub liga dua yang cukup disegani.

Pasalnya dari 7 tahun musim kompetisi liga dua, Martapura FC selalu sukses masuk 4 besar dari puluhan klub yang berlaga di Liga Dua.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19