Kompas TV regional berita daerah

Air Sungai Amandit Keruh, Longsor dan Pertambangan Diduga Penyebabnya

Kamis, 25 Februari 2021 | 01:29 WIB

HULU SUNGAI SELATAN, KOMPAS.TV - Kondisi air keruh di Sungai Amandit di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan nampak mengganggu keindahan sungai yang berada di Pegunungan Meratus, (21/2/2021).

Penyebab kekeruhan ini diakibatkan adanya Lereng Gunung Hariung Punit yang mengalami longsor hingga menutupi sungai kecil yang dinamai Sungai Congak yang mengalir ke Sungai Amandit.

Kekeruhan ini pun sudah dirasakan warga sejak oktober 2020 lalu.

Baca Juga: Terdampak Normalisasi Sungai, Saniah Rogoh Kocek Pribadi untuk Bongkar Rumah Sendiri

Para pegiat wisata pun berharap destinasi wisata unggulan di Loksado seperti arung jeram dan bambu rafting bisa menjadi perhatian demi meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

Bahkan di wilayah hilir,  tepatnya di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung,   kekeruhan sudah dirasakan warga sejak dua tahun terakhir.

Para pegiat wisata yang tergabung dalam Forum Peduli Sungai Amandit mengindentifikasi adanya disposal atau pembuangan hasil pertambangan batu bara yang terjadi di Desa Malutu tepatnya di Sungai Minting yang mengalir ke Sungai Amandit.

Kendati belum mengidentifikasi semua titik longsor, namun berdasarkan keterangan warga, Koordinator Forum Peduli Sungai Amandit, Syarifur Rahman, mengatakan longsor terjadi akibat pecahan di bawah gunung.

"Konon kata warga longsoran itu terjadi karena di bawah gunung ada semacam pecah, sehingga mengalir air sehingga longsor, Namun belum semua longsor kita identifikasi," ungkapnya.

Baca Juga: Penanganan Dampak Banjir, Tagana Kalsel Bangun Jembatan Gantung dan Jembatan Darurat di HST

Tak hanya itu, aktifitas tambang pasir yang dikelola oleh pihak swasta dan masyarakat di Desa Kaliring, Kecamatan Padang Batung juga dinilai  turut mencemari aliran Sungai Amandit dari hulu hingga hilir.

Penulis : KompasTV Banjarmasin





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:18
DIDUGA TERAFILIASI MILITER, 7 PERUSAHAAN TEKNOLOGI TIONGKOK KEMBALI MASUK DAFTAR HITAM PEMERINTAH AS   KEJATI PANGGIL EKS KETUA MK JIMLY ASSHIDDIQIE SEBAGAI SAKSI ATAS KASUS DUGAAN KORUPSI PROYEK MASJID SRIWIJAYA   CEGAH TERORISME, BNPT LIBATKAN PEMUKA AGAMA DALAM MEMBERIKAN EDUKASI KE KALANGAN MILENIAL   ANTISIPASI AKSI TEROR SAAT BULAN RAMADAN, POLISI AKAN MELAKUKAN PATROLI BERKALA DI LOKASI RAWAN   PP MUHAMMADIYAH TETAPKAN 1 RAMADAN 1442 H JATUH PADA SELASA, 13 APRIL 2021   KEMNAKER SEBUT ATURAN PEMBAYARAN THR AKAN TERBIT PEKAN DEPAN   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 4.193: 3.284 SEMBUH, 179 MENINGGAL DUNIA, DAN 730 DALAM PERAWATAN   WHO: 87 PERSEN DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 DIKUASAI NEGARA-NEGARA KAYA   CEGAH KERUMUNAN DI TENGAH PANDEMI, PEMKOT TANGSEL LARANG WARGA GELAR PAWAI OBOR MENYAMBUT RAMADAN   DISHUB BELUM BERENCANA MENUTUP TERMINAL BEKASI TERKAIT LARANGAN MUDIK LEBARAN PADA 6-17 MEI 2021   PHRI SEBUT PEMPROV DKI AKAN UPAYAKAN VAKSINASI COVID-19 UNTUK PEGAWAI RESTORAN DAN HOTEL   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA WARGA DI WILAYAH ZONA MERAH TETAP BERIBADAH DI RUMAH SELAMA BULAN RAMADAN   BMKG IMBAU WARGA WASPADA POTENSI GEMPA SUSULAN PASCAGEMPA BERMAGNITUDO 6,7 DI MALANG   BMKG SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 6,7 DI MALANG TERASA HINGGA KOTA YOGYAKARTA DAN KABUPATEN BANTUL