Kompas TV nasional berkas kompas

Limbah Medis Bercampur Limbah Domestik di TPA | BERKAS KOMPAS (Bag 3)

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:01 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Jumlah limbah medis meningkat signifikan selama pandemi Covid-19. Kementerian Lingkungan Hidup mencatat volume limbah medis mencapai 382 ton/hari atau meningkat 30 persen dari sebelum pandemi, yakni sebanyak 296 ton/hari. Demi menyelesaikan problem limbah medis, jalan pintas dilakukan para oknum nakal dengan membuangnya sembarangan. Sejumlah oknum ditangkap, di antaranya berasal dari pihak jasa pengangkut hingga manajemen hotel yang memberikan layanan isolasi bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. 

Tak hanya itu, peningkatan jumlah sampah medis selama pandemi pun membuat fasilitas pelayanan kesehatan  kesulitan, terutama kendala biaya. Pasalnya, sejumlah rumah sakit mengaku pemerintah belum membayar klaim Covid-19 hingga berbulan-bulan. Selain itu,kapasitas pengolah limbah medis yang tak sebanding dengan peningkatan volumenya juga menjadi masalah lainnya. Pada sisi lain, sosialiasasi pengelolaan limbah medis kepada masyarakat yang belum menyeluruh juga ikut menyumbang peningkatan jumlah jenis limbah ini. 

Tak hanya selama pandemi, persoalan limbah medis telah lama menjadi masalah klasik. Alih-alih diolah dengan sistem pembakaran dengan insinerator, tim Berkas Kompas menemukan banyak sampah medis dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang seharusnya hanya untuk limbah rumah tangga.

Lantas, bagaimana jika masalah ini tak kunjung ditangani sementara pandemi masih belum menunjukkan tanda berakhir? Simak jawabannya dalam Berkas Kompas episode Mengkhawatirkan, Sampah Medis Korona berikut ini. 

Penulis : Krisna Aditomo




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:37
KETUA DPR PUAN MAHARANI PASTIKAN DPR SEGERA TETAPKAN PROLEGNAS PRIORITAS 2021   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MINTA JAKSA AGUNG TAK TUTUP RUANG DISKUSI SOAL KASUS SEMANGGI I DAN II   MENTERI PPPA MINTA DUKUNGAN KEMENKUMHAM UNTUK PERCEPAT PENGESAHAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL   WALI KOTA BEKASI PASTIKAN TAK AKAN SELENGGARAKAN PAWAI MAUPUN HAJATAN DALAM MERAYAKAN HARI JADI KOTA BEKASI   MAHKAMAH AGUNG KABULKAN PERMOHONAN PK YANG DIAJUKAN GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN SOAL IZIN REKLAMASI PULAU I   MENKO POLHUKAM: PEMERINTAH TERBUKA JIKA ADA PIHAK YANG MEMILIKI BUKTI PENEMBAKAN 6 LASKAR FPI PELANGGARAN HAM BERAT   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MENGAKU PRESIDEN DAN PEMERINTAH TAK IKUT CAMPUR DALAM PENYIDIKAN TEWASNYA 6 LASKAR FPI   TEMUI PRESIDEN, TIM PENGAWAL PERISTIWA PEMBUNUHAN MINTA KASUS KEMATIAN 6 LASKAR FPI DIBAWA KE PENGADILAN HAM   KETUA KCP PEN AIRLANGGA HARTARTO: ANGGARAN KESEHATAN KCP PEN 2021 MENINGKAT HAMPIR 300 PERSEN DARI TAHUN SEBELUMNYA   DISUNTIK VAKSIN COVID-19, WALI KOTA JAKARTA BARAT UUS KUSWANTO MENGAKU TAK ALAMI EFEK SAMPING   BPOM: VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA BISA DIBERIKAN KEPADA KELOMPOK LANSIA   BPOM: KEMANJURAN VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA SEBESAR 62,1 PERSEN   BPOM TERBITKAN IZIN PENGGUNAAN DARURAT VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA   KORUPSI PENGADAAN CITRA SATELIT RESOLUSI TINGGI, KPK PANGGIL DIRUT PT BHUMI PRASAJA, RASJID ANSHARRY