Kompas TV internasional kompas dunia

Rusia Kecewa Uni Eropa Ikut Campur Urusan Dalam Negeri Rusia Atas Penangkapan Alexei Navalny

Selasa, 23 Februari 2021 | 21:09 WIB
rusia-kecewa-uni-eropa-ikut-campur-urusan-dalam-negeri-rusia-atas-penangkapan-alexei-navalny
Gedung kantor pusat Komisi Eropa terlihat dari balik dekorasi Natal di Schuman Square di Brussel, Belgia, pada 8 Desember 2020. (Sumber: Xinhua/Zhang Cheng)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin (22/02/2021) mengatakan pihaknya kecewa mengetahui para menteri luar negeri Uni Eropa (UE) telah memutuskan untuk menyiapkan sanksi baru terhadap sejumlah warga negara Rusia "dengan dalih yang tidak masuk akal."

Sebelumnya pada hari yang sama, Josep Borrell, Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan seperti dikutip Xinhua, Selasa (23/02/2021), mengatakan para menteri luar negeri blok tersebut telah sepakat untuk memberlakukan langkah pembatasan kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas "penangkapan, penghukuman, dan penganiayaan" terhadap pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan mengatakan membuat seruan yang "melanggar hukum dan absurd" untuk pembebasan seorang warga negara Rusia yang dihukum atas kejahatan ekonomi oleh pengadilan Rusia sesuai dengan hukum negara itu merupakan hal yang "tidak dapat diterima."

Baca Juga: Kalah Banding, Navalny: Rusia Dibangun di atas Ketidakadilan

"Dalam praktik internasional, ini disebut sebagai campur tangan dalam urusan internal sebuah negara berdaulat," ungkap pernyataan itu.

"Sangat disesalkan instrumen tidak sah seperti itu --ultimatum, tekanan, dan sanksi-- berakar dalam kebijakan luar negeri UE," tambah kementerian itu.

"Mitos tentang kesempurnaan Uni Eropa itu sendiri di bidang hak asasi manusia setiap harinya terbantahkan" oleh aksi kebrutalan polisi, serangan terhadap kebebasan media, dan pembatasan penggunaan bahasa Rusia, papar pernyataan itu lebih lanjut.

Penulis : Edwin Shri Bimo




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:38
PESEPAK BOLA TONI KROOS BERNIAT MENGAKHIRI KARIER BERMAINNYA BERSAMA REAL MADRID   CHELSEA YAKIN PUNYA PELUANG UNTUK MEREKRUT BOMBER BORUSSIA DORTMUND, ERLING HAALAND, PADA MUSIM DEPAN   PERSIB BANDUNG MEREKRUT FERDINAND SINAGA DENGAN KONTRAK HINGGA 2 TAHUN KE DEPAN   AS MENAHAN 100.000 MIGRAN DI PERBATASAN MEKSIKO PADA FEBRUARI 2021   IOC AKAN MELAKUKAN PEMBICARAAN DETAIL SOAL TUAN RUMAH OLIMPIADE 2032 PADA MARET DAN JULI 2021   HINGGA KINI, KOMITE OLIMPIADE INTERNASIONAL (IOC) BELUM MENENTUKAN TUAN RUMAH OLIMPIADE 2032   PM JEPANG YOSHIHIDE SUGA PERPANJANG STATUS DARURAT PANDEMI COVID-19 UNTUK WILAYAH TOKYO HINGGA 21 MARET 2021   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 3.708 ORANG: 2.829 SEMBUH, 172 MENINGGAL DUNIA, 707 DALAM PERAWATAN   SATGAS COVID-19 KABUPATEN BOGOR WASPADAI LONJAKAN WISATAWAN AKHIR PEKAN DEPAN   BEA CUKAI JATENG SITA PAKAIAN BEKAS DAN KAIN IMPOR SENILAI RP 14,6 MILIAR YANG DIANGKUT KAPAL ILEGAL   AKTIVITAS WISATA GUNUNG BROMO TUTUP TOTAL SELAMA HARI RAYA NYEPI PADA 14 MARET 2021   EMPAT ORANG TEWAS TERTIMPA POHON TUMBANG DI DESA SEMINGKIR, PEMALANG, JAWA TENGAH   PROSES VAKSINASI WARGA LANSIA DI KENDARI, SULTRA, TERKENDALA PENDAFTARAN DARING   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN TARGETKAN INDONESIA BISA KUASAI 50% PASAR LOBSTER GLOBAL DI 2024