Kompas TV bisnis kebijakan

Sri Mulyani Singgung Dana Pemda Masih Banyak Mengendap di Bank

Selasa, 23 Februari 2021 | 18:48 WIB
sri-mulyani-singgung-dana-pemda-masih-banyak-mengendap-di-bank
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers usai hadiri KTT G20 di Istana Bogor Secara Online (Sumber: Screenshot Sekretariat Presiden)

AKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan jumlah simpanan dana pemerintah daerah yang mengendap di bank selama Januari 2021 meningkat dari bulan Desember 2020.

Dana yang berasal dari APBN dan APBD itu mencapai Rp133,5 triliun pada Januari 2021.

“Dana simpanan pemda di bank masih relatif tinggi, namun cenderung menurun dari tahun sebelumnya," sebut Sri Mulyani, dalam konferensi pers APBN KITA, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: KPK Dapat Laporan Rumah Sakit Potong Insentif Tenaga Kesehatan, Besarannya 50 sampai 70 Persen

Catatan kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut, jumlah dana simpanan pemda pada Januari 2020 sebesar Rp151,8 triliun. Penurunan dana simpanan di bank itu mencapai 11 persen.

Namun, dana simpanan itu naik 41 persen dari dana saat Desember 2020 sejumlah Rp94 triliun.

"Pemerintah terus mendorong agar pemda segera melakukan eksekusi anggaran, sehingga jumlah simpanan menurun,” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga berencana, dana simpanan itu dapat berguna untuk hal yang lebih produktif di masa depan.

“Kita mungkin dalam masa ke depan perlu untuk memikirkan agar dana ini bisa dipergunakan secara jauh lebih produktif sehingga bisa memacu perekonomian di masing-masing daerah,” kata Sri Mulyani, Selasa (19/1/2021) dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI.

Baca Juga: Jokowi Terbitkan PP Nomor 16 Tahun 2021, IMB Dihapus dan Ini Penggantinya

Penulis : Ahmad Zuhad

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19