Kompas TV nasional sapa indonesia

Banjir Kerap Melanda, Penanganan Banjir DKI Jakarta Tidak Efektif?

Senin, 22 Februari 2021 | 23:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hujan deras yang mengguyur Jakarta, pada Sabtu 20 Februari dinihari, mengakibatkan sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir.

Sejumlah ruas jalan tol di Jakarta, sempat nyaris lumpuh karena tergenang air.

Bahkan, wilayah Cipinang Melayu, Jakarta Timur yang sempat diklaim bebas banjir oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ikut terendam banjir.

Pada Sabtu lalu, 20 Februari sore hari, sejumlah lokasi di Cipinang Melayu, ketinggian air sempat mencapai lebih dari 50 sentimeter.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, banjir kali ini akibat curah hujan yang tinggi, dari kawasan hulu dan menyebabkan banjir di Jakarta.

Pernyataan Anies Baswedan soal air kiriman dari hulu, mendapat tanggapan dari Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Ia menyatakan, penyebab banjir di Jakarta juga harus dilihat dari masalah daerah aliran sungai yang belum ditangani.

Banjir besar, juga sempat melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta, tahun lalu di bulan yang sama.

Dalam persoalan banjir Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menargetkan, banjir bisa surut dalam waktu enam jam dengan sejumlah langkah penanganan. 

Namun, bagi warga korban banjir mereka tentu berkeinginan banjir tak kembali datang menghampiri.

BMKG mengingatkan potensi hujan lebat akan kembali terjadi 23 hingga 24 Februari mendatang.

Lalu bagaimana antisipasi dini semua pihak, guna mengatasi banjir yang terus berulang?

Apa yang sudah dan belum tuntas dikerjakan pemerintah DKI selama ini?

Kita bahas bersama Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik dan Anggota DPRD DKI fraksi PDI Perjuangan, Pantas Nainggolan. 

Penulis : Dea Davina




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:44
NOVAK DJOKOVIC PEGANG REKOR SEBAGAI PETENIS NOMOR 1 DUNIA TERLAMA SELAMA 311 PEKAN   PRESIDEN SURIAH BASHAR AL-ASSAD DAN ISTRINYA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   VIETNAM MULAI PROGRAM VAKSINASI MASSAL COVID-19   PENEMPATAN PULUHAN RIBU TENTARA AS DI KOREA SELATAN GUNA BERTAHAN DARI AGRESI KOREA UTARA   KOREA SELATAN SEPAKAT BAYAR ONGKOS PENEMPATAN 28.500 ANGGOTA PASUKAN AS DI NEGARANYA SEBESAR RP 71,8 T PER TAHUN   PEMKAB SLEMAN, DIY, GELAR VAKSINASI COVID-19 SECARA MASSAL DI MAL AGAR PESERTA TIDAK TAKUT   KOMNAS KEJADIAN IKUTAN PASCA-IMUNISASI: INFORMASI SOAL 4 NAKES MENINGGAL AKIBAT DIVAKSIN COVID-19 ADALAH HOAKS   SEBANYAK 240 TOKOH AGAMA DI TANGERANG SELATAN TELAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19 DOSIS PERTAMA   MULAI SELASA PAGI, ASN DI JAKARTA BARAT TERIMA VAKSIN COVID-19   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL INGIN PINJAM GEDUNG KAMPUS IPB SEBAGAI LOKASI VAKSINASI COVID-19 BAGI MASYARAKAT   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL TARGETKAN 6 JUTA DOSIS VAKSIN KORONA TERPAKAI HINGGA JUNI MENDATANG   PT BIO FARMA TUNGGU ARAHAN KEMENKES UNTUK PENYALURAN 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA   MENLU RETNO MARSUDI: 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA DIDAPATKAN DARI JALUR MULTILATERAL   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: 4 PASIEN YANG TERPAPAR VIRUS KORONA B117 SUDAH SEMBUH