Kompas TV nasional peristiwa

Penjelasan Mabes Polri soal FPI Bantu Korban Banjir Dibubarkan, Aziz Sebut Kurang Piknik

Senin, 22 Februari 2021 | 19:12 WIB
penjelasan-mabes-polri-soal-fpi-bantu-korban-banjir-dibubarkan-aziz-sebut-kurang-piknik
Kabag Penum Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mabes Polri angkat bicara memberi penjelasan terkait dengan pembubaran relawan FPI saat membantu warga korban banjir di Jakarta Timur.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan memastikan, pelarangan tersebut bukan terkait aksi yang dilakukan relawan FPI, melainkan atribut yang dipakai para relawan tersebut.

"Kita tidak meributkan aksi bantuan yang mereka lakukan. Tentunya kita melihat bahwa FPI sebuah organisasi terlarang," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, dikutip dari Tribunnews.com Senin (22/2/2021).

"Jadi bukan kegiatannya, tapi organisasinya. Jadi yang dilarang adalah organisasi tersebut dan bukan kegiatan yang dilakukan. Misalnya dia bantu banjir. Tapi dia nggak boleh membawa-bawa atribut atau organisasi tersebut," sambungnya menegaskan.

Baca Juga: Polisi: Kami Tak Melarang Bantu Korban Banjir Jakarta, tapi Jangan Pakai Atribut FPI

Seperti diketahui, petugas kepolisian bersama TNI membubarkan sekelompok sukarelawan yang mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam (FPI) yang hendak memberikan bantuan kepada korban banjir di wilayah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2).

Merespons hal itu, eks Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Aziz Yanuar memastikan organisasi itu sudah lama tidak ada lagi. Saat ini yang ada hanya Front Persaudaraan Islam atau FPI versi baru.

Penulis : Fadhilah





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:23
ASOSIASI BULU TANGKIS MALAYSIA (BAM) INGIN MALAYSIA OPEN 2021 DIGELAR DENGAN PENONTON PADA 25-30 MEI   BOEING BEKERJA SAMA DENGAN FAA ATASI MASALAH KELISTRIKAN DI PESAWAT 737 MAX   BOEING SEBUT PESAWAT 737 MAX BUATANNYA ALAMI MASALAH KELISTRIKAN   WAGUB NTT JOSEF NAE SOI SEBUT SEJUMLAH DESA KORBAN BENCANA DI NTT BELUM MENDAPAT BANTUAN KARENA TERHAMBAT AKSES   PEMKAB BANTUL, DIY, LARANG KEGIATAN YANG TIMBULKAN KERUMUNAN JELANG RAMADAN DALAM PENGENDALIAN PENYEBARAN KORONA   PROSES PEMBANGUNAN BENDUNGAN KUWIL KAWANGKOAN, MINAHASA UTARA, SULUT, SUDAH MENCAPAI 78,4%   PEMBANGUNAN BENDUNGAN KUWIL KAWANGKOAN, MINAHASA UTARA, SULUT, DITARGETKAN SELESAI AKHIR 2021   PEMERINTAH TEKEN KONTRAK PEMBANGUNAN JARINGAN GAS UNTUK RUMAH TANGGA SEBANYAK 44.461 SAMBUNGAN SENILAI RP 372,1 M   TIM SAR GABUNGAN HENTIKAN PENCARIAN 13 ABK BAROKAH JAYA   SEBANYAK 655 BIBIT POHON DITANAM DI SEKITAR BENDUNGAN TUKUL PACITAN, JAWA TIMUR   PT PERTANI SIAP SERAP 300.000 TON GABAH PETANI DENGAN HARGA DI ATAS HARGA POKOK PENJUALAN (HPP)   BMKG PREDIKSI PUNCAK MUSIM KEMARAU TERJADI PADA AGUSTUS 2021   BMKG IMBAU PETANI WASPADAI MASA PANCAROBA YANG TERJADI HINGGA MEI 2021   CEGAH PENYEBARAN KORONA, POLDA METRO JAYA MELARANG KEGIATAN SAHUR "ON THE ROAD" SELAMA BULAN RAMADAN