Kompas TV regional update

Tanggul Sungai Citarum Jebol, 8.000 Warga Korban Banjir Berhasil Dievakuasi

Senin, 22 Februari 2021 | 17:31 WIB

BEKASI, KOMPAS.TV -  Akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum, ada 9 desa yang terendam banjir dengan ketinggian 2,5 meter.

Dampak dari jebolnya tanggul Citarum, yang berada di kampung Babakan Banten, Bekasi, kini meluas.

Awalnya, 4 desa yang terdampak, kini air meluap, hingga merendam 9 desa di Kecamatan Pebayuran.

Bupati Bekasi pun menyebut, terdapat 10.000 jiwa, yang menjadi korban.

Dari jumlah itu, 8.000 lebih, warga telah berhasil dievakuasi.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari satu meter, hingga dua meter lebih.

Setidaknya ada empat desa yang terisolasi, karena ketinggian air yang hampir menenggelamkan atap rumah.

Hingga kini, proses evakuasi, di desa terdampak, masih terus berlangsung.

Sejumah petugas TNI - Polri, dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Beberapa warga memilih, membuat tenda darurat, di tanggul irigasi.

Selama dua malam, para pengungsi, belum mendapatkan bantuan makanan, dan obat-obatan.

Sementara itu, Panglima Kodam Jaya , Mayjen Dudung Abdurahman, dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, mengunjungi pengungsi banjir di Kawasan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Polisi dan TNI akan mendirikan tujuh titik pengungsian untuk korban banjir Bekasi.

Setiap titik pengungsian dilengkapi dengan pelayanan kesehatan dan logistik, serta obat-obatan.

Banjir kembali merendam wilayah Pebayuran, Kabupaten Bekasi, akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, bersama Kepala BNPB Doni Manardo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, juga meninjau dampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum.

Peninjauan dilakukan dari udara menggunakan helikopter.

Muhadjir menyatakan, pandangan dari udara itu bisa dijadikan dasar untuk membuat kebijakan yang lebih komprehensif.
 

Penulis : Dea Davina




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:26
JEPANG AKAN PERPANJANG STATUS DARURAT COVID-19 DI TOKYO SELAMA DUA PEKAN KE DEPAN   PEMKOT TANGERANG TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA UNTUK PELAYAN PUBLIK RAMPUNG HARI INI   MASUK ZONA KUNING COVID-19, WALI KOTA TANGSEL AIRIN RACHMI IMBAU WARGA TETAP DISIPLIN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   HINGGA 5 MARET 2021, PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN MENCAPAI 4.472 ORANG   AMERIKA SERIKAT PERKETAT EKSPOR KE MYANMAR SEBAGAI SANKSI BAGI JUNTA MILITER ATAS KEKERASAN TERHADAP DEMONSTRAN   BAWASLU MENCATAT ADA 155 PUTUSAN PENGADILAN NEGERI TERKAIT PELANGGARAN PEMILU   GUNUNG MERAPI KEMBALI ERUPSI SIANG INI DENGAN LUNCURAN AWAN PANAS HINGGA 1,3 KILOMETER   KPK JADWALKAN PEMERIKSAAN TERHADAP ISTRI EKS MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRABOWO DAN 12 SAKSI LAINNYA   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PEMERINTAH AKAN MELANJUTKAN PROGRAM KARTU PRAKERJA HINGGA 2022   PEKAN DEPAN, BARESKRIM POLRI GELAR PERKARA DUGAAN “UNLAWFUL KILLING” DALAM KASUS PENEMBAKAN 6 ANGGOTA FPI   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD BERHARAP MASYARAKAT SEPAKAT AGAR RKUHP BISA SEGERA DISAHKAN   KEMENDANG AKAN BENTUK DEWAN PENUNJANG EKSPOR UNTUK MEMPELAJARI DAN MENGEKSEKUSI PASAR TERTENTU DI LUAR NEGERI   MENDAG AKAN ATUR DISKON E-COMMERCE UNTUK CEGAH “PREDATORY PRICING” DAN MENCIPTAKAN KEADILAN PERDAGANGAN DIGITAL   PRESIDEN JOKOWI INGATKAN ADANYA PRAKTIK-PRAKTIK PERDAGANGAN YANG TIDAK ADIL DAN MEMBAHAYAKAN UMKM