Kompas TV regional hukum

Fredy Kusnadi, Mafia Tanah yang Dilaporkan Dino Patti Djalal, Diciduk Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Februari 2021 | 17:53 WIB
fredy-kusnadi-mafia-tanah-yang-dilaporkan-dino-patti-djalal-diciduk-polda-metro-jaya
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (memegang mikrofon) mengungkapkan Polda Metro Jaya menangkap 15 tersangka terkait mafia tanah, termasuk Fredy Kusnadi. (Sumber: Kompas.com/Sonya Teresa)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus mafia tanah yang dialami dan dilaporkan oleh keluarga mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal beberapa waktu lalu. Total ada 15 tersangka yang ditangkap, salah satunya Fredy Kusnadi.

"Dari pengungkapan tiga laporan polisi ini ada 15 tersangka yang bisa ditangkap, masing-masing LP ada lima tersangka. Jadi dari tiga LP ini totalnya adalah 15 tersangka," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dilansir Kompas.com.

Baca Juga: Polisi Tangkap 5 Mafia Tanah yang Tipu Ibunda Dino Patti Djalal

Dari 15 tersangka yang diamankan, Fredy Kusnadi yang beberapa waktu terakhir berseteru dengan Dino juga ditangkap Polda Metro Jaya. Fadil mengatakan, Fredy ditangkap di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Fredy Kusnadi ditangkap setelah polsi menemukan dua alat bukti keterlibatannya dengan sindikat mafia tanah yang diduga menipu ibu Dino.

"Terkait dengan FK, tadi pagi tim penyidik telah melakukan penangkapan di Kemayoran, karena telah ditemukan dua alat bukti keterlibatan yang bersangkutan dalam kelompok mafia tanah," ucapnya.

Baca Juga: Bantah Jadi Mafia Tanah, Fredy Kusnadi: Jual Beli dengan Ibunda Dino Patti Djalal Sesuai Prosedur

Sebelum ditangkap Polda Metro Jaya, Fredy sempat membantah bahwa dirinya disebut dengan mafia tanah.

Fredy menegaskan proses jual beli tanah dengan Ibunda Dino Patti Djalal telah sesuai prosedur dan dilakukan secara sah.

Ia tidak terima jika disebut sebagai mafia tanah, sebab memiliki sejumlah bukti bahwa proses jual beli dilakukan secara sah.

Penulis : Rizky L Pratama

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


AIMAN

Siapa Sih, Gubernur Bakal Capres?

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19