Kompas TV entertainment lifestyle

Netizen Menangis! Tak Ada Lays, Doritos dan Cheetos di Indonesia Mulai Agustus 2021

Kamis, 18 Februari 2021 | 09:39 WIB
netizen-menangis-tak-ada-lays-doritos-dan-cheetos-di-indonesia-mulai-agustus-2021
Tiga merek makanan ringan yang tidak akan diproduksi PepsiCo mulai Agustus 2021. (Sumber: Amazon)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PepsiCo mengatakan akan menghentikan produksi, pengemasan, pemasaran, penjualan dan pendistribusian produk di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk membeli seluruh saham Fritolay Netherlands Holding B.V (Fritolay) selaku afiliasi dari PepsiCo Inc., (PepsiCo) di dalam perusahaan patungan PT Indofood Fritolay Makmur (IFL). Ini artinya, beberapa produksi PepsiCo yang dipasarkan di Indonesia, antara lain Lays, Doritos, Cheetos harus berhenti.

"Untuk periode tiga tahun sejak Agustus 2021, PepsiCo dan afiliasinya telah sepakat untuk tidak memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan yang bersaing dengan produk IFL di Indonesia," jelas Sekretaris Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Gideon A Putro dalam keterangan resmi.

Baca Juga: Ini Proyek yang Bikin Satu Desa di Tuban Kaya Mendadak

Gideon menjelaskan transaksi itu sekaligus akan mengakhiri perjanjian lisensi dengan PepsiCo setelah IFL menyelesaikan semua proses persiapan penghentian produksi dan penjualan produk PepsiCo.

Hal ini harus diselesaikan dalam waktu enam bulan sejak transaksi pembelian saham dilakukan. Jika dihitung sejak Februari ini, maka perjanjian lisensi dengan PepsiCo berakhir pada Agustus 2021 mendatang.

Hal ini ramai diperbincangkan netizen di media sosial, sehingga kata Lays menjadi trending topik di Indonesia. Mereka kaget dan tak menyangka Lays, Doritos dan Cheetos akan berhenti produksi.

Penulis : Dian Septina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:07
WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.234 ORANG: 3.325 SEMBUH, 181 MENINGGAL DUNIA, 728 DALAM PERAWATAN   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 139.109.041 POSITIF, 79.216.434 SEMBUH, 2.986.608 MENINGGAL DUNIA   PRESIDEN AMERIKA SERIKAT JOE BIDEN MELARANG SEJUMLAH BANK UMUM AS BELI OBLIGLASI RUSIA MULAI 14 JUNI 2021   YUNANI BERENCANA CABUT PEMBATASAN KARANTINA MULAI PEKAN DEPAN BAGI WISATAWAN DARI UNI EROPA DAN 5 NEGARA LAINNYA   TIDAK ADA KORBAN JIWA DALAM PERISTIWA LEDAKAN SATU GARDU LISTRIK DI PLTG CNG JAKABARING, PALEMBANG   SATU GARDU DI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS (PLTG) CNG JAKABARING, PALEMBANG, SUMSEL, MELEDAK   SDN 2 BATURETNO DAN SMAN 1 WONOGIRI KEMBALI GELAR KBM TATAP MUKA SETELAH TAK ADA TEMUAN PENULARAN COVID-19   MK PERINTAHKAN POLDA NTT DAN POLRES SABU RAIJUA LAKUKAN PENGAMANAN PSU DI SABU RAIJUA   KPU AKAN BERKOORDINASI DENGAN KPU NTT BAHAS PERSIAPAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG (PSU) DI SABU RAIJUA   BI: HINGGA AKHIR FEBRUARI 2021, UTANG LUAR NEGERI INDONESIA SEBESAR RP 6.164,46 TRILIUN   MENKUMHAM YASONNA LAOLY YAKIN SATGAS BLBI DAPAT MENAGIH ASET SENILAI RP 110 TRILIUN   SATGAS BLBI PUNYA TENGGAT MENAGIH HAK ASET HINGGA 31 DESEMBER 2023   KEMENKES: SEMUA VAKSIN COVID-19 MASIH EFEKTIF MELAWAN VARIAN BARU VIRUS KORONA   KOMISI X DPR MINTA PP 57/2021 DIREVISI KARENA TAK WAJIBKAN PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI PELAJARAN WAJIB