Kompas TV nasional peristiwa

Pendiri Drone Emprit: Biar ITB Saja yang Punya GAR, Perguruan Tinggi Lain Jangan

Minggu, 14 Februari 2021 | 14:22 WIB
pendiri-drone-emprit-biar-itb-saja-yang-punya-gar-perguruan-tinggi-lain-jangan
Pendiri drone emprit Ismail Fahmi (Sumber: @ismailfahmi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi berkomentar perihal Gerakan Anti Radikal (GAR) alumni ITB yang sedang ramai jadi perbincangan.  

"Berat jadi ITB untuk maju. Biarlah ITB saja yang punya GAR, perguruan tinggi yang lain jangan," cuitnya melalui akun @ismailfahmi, Minggu (14/2/2021). 

Ismail, yang juga alumni ITB jurusan teknik elektro 1992 ini, menuliskan bahwa ITB dan majelis wali amanat (MWA) tidak perlu merespons apa yang dilaporkan oleh GAR.

"Menurut saya sudah bagus, ITB, MWA, Rektor tidak merespons sama sekali laporan GAR. Bukan lembaga resmi," tambahnya. 

Baca Juga: Ini Kata Muhammadiyah Soal Pelaporan GAR-ITB Din Syamsudin Terlibat Radikalisme

Sebab, lembaga resmi di ITB itu yang jelas sudah diakui.

"Kecuali kalau laporan itu dikeluarkan oleh IA ITB, KM ITB, atau lembaga yg sah.ITB fokus aja pada misi akademiknya, di tengah goyang alumni2 GAR ini. Yang kuat ya ITB," tambahnya.

Ismail merujuk pada dua organisasi yaitu IA (Ikatan Alumni0 ITB dan KM (Keluarga Mahasiswa) ITB yang dinilainya sah mengatasnamakan ITB.

Ismail mempertanyakan kapasitas GAR yang mempermasalahlan beberapa pihak. "Pak Din, Beasiswa, YPM Salman, dan Dekan Prof, semua dipermasalahkan," ujarnya.

Baca Juga: Selain Din Syamsuddin, GAR Alumni ITB Juga Persoalkan Pemilik Wardah Cosmetics

Sebelumnya, GAR alumni ITB melaporkan Ketua Umum PP Muhammadiyah ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara), Yayasan Pembina Masjid Salman dan terakhir dekan fakultas teknik Brian Yuliarto. Brian dinilai menjadi anggota PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Jepang sebelum menjadi dekan. 

Juru bicara Gerakan Anti Radikal (GAR) alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) Sinta Madesari membantah menuding mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin sebagai sosok radikal.

"Kami tidak menuduh Pak Din radikal. Teman-teman di Muhammadiyah belum baca detil laporannya, jadi ambil kesimpulan masing-masing," kata Sinta saat diwawancara "Kompas Petang" di Kompas TV, Sabtu (13/2/2021).

Baca Juga: Ini Surat GAR Alumni ITB ke KASN Soal Din Syamsuddin

Laporan GAR terhadap Din Syamsuddin terdiri atas enam poin: 

1.  GAR menganggap Din bersikap konfrontasi terhadap lembaga negara dan terhadap keputusannya. Peristiwa ini dicatat oleh GAR ITB pada 29 Juni 2019.

2.Din dicap mendiskreditkan pemerintah, menstimulasi perlawanan terhadap pemerintah yang berisiko untuk terjadinya proses disintegrasi bangsa. 

3. Din dituding melakukan framing yang menyesatkan kepada pemahaman masyarakat umum. Ia berupaya mencederai kredibilitas pemerintahan RI yang sah.

4. GAR ITB menyoal posisi Din sebagai PNS yang menjadi pemimpin kelompok yang beroposisi terhadap pemerintah. Hal ini terjadi saat deklarasi KAMI pada tanggal 18 Agustus 2020.

5.  Din dinilai telah menyebarkan kebohongan, fitnah, dan mengagitasi publik agar bergerak melakukan perlawanan terhadap pemerintahan yang sah. 

6.  Din dituding berupaya mengeksploitasi sentimen agama.

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:23
FLORENTINO PEREZ KEMBALI TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN REAL MADRID UNTUK MASA JABATAN HINGGA 2025   MENKES AUSTRIA RUDOLF ANSCHOBER MENGUNDURKAN DIRI KARENA LELAH TANGANI PANDEMI KORONA   KAPOLDA PAPUA IRJEN MATHIUS D FAKHIRI JANJI MENCARI DAN TANGKAP KKB YANG BERAKSI DI BEOGA DAN ILAGA, PUNCAK   KAKORLANTAS POLRI IRJEN ISITIONO: PETUGAS YANG LOLOSKAN PEMUDIK AKAN DIHUKUM 2 KALI LIPAT   PT KAI IZINKAN PENUMPANG UNTUK SAHUR DAN BUKA PUASA DI DALAM KERETA KETIKA DALAM PERJALANAN SELAMA BULAN RAMADAN   PT KAI MASIH JUAL TIKET KERETA HINGGA KEBERANGKATAN 30 APRIL 2021 DI TENGAH ATURAN PELARANGAN MUDIK   DISPAREKRAF DKI JAKARTA: RESTORAN TIDAK BOLEH TAMPILKAN PERTUNJUKAN DJ SELAMA BULAN RAMADAN   JAM OPERASIONAL MRT TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN SELAMA BULAN RAMADAN   MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA   POLDA METRO JAYA LIMPAHKAN BERKAS KASUS MAFIA TANAH YANG MENYASAR KELUARGA DINO PATTI DJALAL KE KEJATI   DISHUB DKI BERENCANA HANYA MEMBUKA TERMINAL PULO GEBANG DI JAKARTA TIMUR SELAMA LARANGAN MUDIK LEBARAN   PEMPROV DKI JAKARTA AKAN CEK STATUS RUMAH PENINGGALAN MENLU PERTAMA, ACHMAD SOEBARDJO, YANG DIJUAL   ICW MINTA KPK USUT DUGAAN BOCORNYA INFORMASI PENGGELEDAHAN DUA LOKASI DI KALIMANTAN SELATAN   TERDAKWA DJOKO TJANDRA AJUKAN BANDING ATAS VONIS 4 TAHUN 6 BULAN PENJARA DALAM KASUS "RED NOTICE"