Kompas TV nasional peristiwa

Penusuk Kadis Parekraf: Hari Ini Bapak Bisa Selamat, tapi Jangan Harap Lain Hari Selamat!

Kamis, 11 Februari 2021 | 19:09 WIB
penusuk-kadis-parekraf-hari-ini-bapak-bisa-selamat-tapi-jangan-harap-lain-hari-selamat
Penusuk Kadis Parekraf DKI Jakarta sempat mengeluarkan ancaman ke pegawai BKD sebelum melakukan penusukan pada dua hari kemudian. (Sumber: Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebelum mendatangi Plt Kadis Parekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, pelaku penusukan sempat mendatangi Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta dan mengeluarkan ancaman.

Ancaman itu dilayangkan pelaku, RH, saat menanyakan status kepegawaiannya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta pada Senin (8/2/2021).

"Hari ini bapak bisa selamat tapi jangan harap lain hari pulang bisa selamat," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Ardiansyah mengulang perkataan pelaku kepada pegawai BKD DKI Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Ancaman itu dikeluarkan RH karena ketidakpuasannya terhadap jawaban dari pegawai BKD.

Pegawai BKD sendiri meminta RH untuk menanyakan langsung mengenai status kerjanya ke dinas terkait yang memperkerjakannya, saat menjawab pertanyaan RH.

Baca Juga: Terungkap! Pelaku Penusukan Plt Kadis Parekraf DKI Adalah Mantan Satpam di Kantornya

RH sendiri sebenarnya diperkerjakan oleh Dinas Kebudayaan bukan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun oleh Dinas Kebudayaan diperbantukan atau ditugaskan ke Dinas Pariwisata.

"Di Dinas Kebudayaan sebagai sekuriti. Kemudian dia dibagi penugasannya di kewilayahan dan kebetulan dia ditugaskan di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," jelas Azis.

Namun RH malah menanyakan kontrak kerjanya ke Dinas Pariwisata. Sayangnya, jawaban Plt Kadis Parekraf tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya.

"Jawabannya adalah, Anda berada di bawah naungan Dinas Kebudayaan. Jadi silakan ditanyakan ke sana," kata Azis.

Penulis : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19