Kompas TV nasional peristiwa

Kwik Kian Gie: Saya Belum Pernah Setakut Ini Mengemukakan Pendapat, Zaman Pak Harto....

Minggu, 7 Februari 2021 | 15:20 WIB
kwik-kian-gie-saya-belum-pernah-setakut-ini-mengemukakan-pendapat-zaman-pak-harto
Kwik Kian Gie saat menyampaikan testimoni pada peringatan Haul Gus Dur ke-9 di Pesantren Tebuireng Jombang, Minggu (16/12/2018) malam. (Sumber: KOMPAS.com/MOH. SYAFII)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ekonom Kwik Kian Gie mengaku belum pernah merasa takut seperti sekarang ini dalam menyampaikan pendapatnya, terutama yang terkait dengan kebijakan pemerintah.

Demikian Kwik Kian Gie menyampaikan hal tersebut melalui akun Twitter pribadinya dengan nama akun @kiangiekwik.

Baca Juga: Mencari Solusi dari Ancaman Resesi, Ini Kata Mantan Menko Ekonomi & Industri Kwik Kian Gie

"Saya belum pernah setakut saat ini mengemukakan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif," kata Kwik Kian Gie yang dikutip pada Minggu (7/2/2021).

Kwik Kian Gie menjelaskan mengapa dirinya begitu takut menyampaikan pendapatnya, padahal itu merupakan alternatif yang bisa dipertimbangkan atau bahkan diterapkn.

Menurut Kwik, itu karena adanya kehadiran buzzer di media sosial. Setiap menyampaikan pendapat yang berseberangan, Kwik Kian Gie merasa langsung 'diserang' oleh Buzzer.

Baca Juga: Djoko Santoso: Kwik Kian Gie Penasihat Pribadi Prabowo

Bukan hanya pendapatnya yang diserang, tapi juga sampai masalah pribadi juga diusik. Begitulah pengakuan mantan Menteri Koordinator Ekonomi tersebut.

"Langsung saja di-buzzer habis-habisan, masalah pribadi diodal-adil," ucap Kwik Kian Gie.

Lantas, Kwik Kian Gie membandingkan kondisi sekarang ini dengan kondisi di mana Presiden Soeharto berkuasa kala itu.

Penulis : Tito Dirhantoro

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19