Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ini Alasan Listyo Sigit Kunjungi PBNU di Hari Pertama Setelah Dilantik Sebagai Kapolri

Kamis, 28 Januari 2021 | 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersilaturrahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) (28/1).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang baru saja dilantik Jokowi, bertemu dengan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj.

Listyo menyebut, pertemuan tersebut penting untuk dilakukan untuk meningkatkan kerja sama antara Polri dan PBNU.

“Penting kami untuk berkunjung ke salah satu ormas Muslim paling besar. Tentunya dalam rangka mensinergikan program-program yang akan kita laksanakan. Meningkatkan sinergi umaroh dan ulama di dalam melaksanakan program-program”, ujar Kapolri saat melaksanakan konferensi pers (28/12).

Baca Juga: Saking Dekatnya, Said Aqil Anggap Kapolri Warga NU Cabang Nasrani

Kapolri juga mengucapkan terima kasih kepada PBNU atas kerja sama yang dilakukan, baik itu di tingkat pusat maupun tingkat daerah atau cabang.

“ Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini, Polri berterima kasih beliau memberikan support penuh kepada Polri untuk melaksanakan program-program dalam rangka menjaga stabilitas kita”, tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj juga mengajak NU dan Polri untuk bekerja sama, bahkan di tingkat cabang sekali pun.

“Mari kita perkuat lagi, kita tingkatkan lagi dari tingkat bawah, Polsek, Polres, Polda, mari kita perkuat kerja sama kita antara NU Cabang, Pusat, Wilayah”, ungkap Said Aqil saat dalam pertemuan yang juga disiarkan secara online melalui NU Channel tersebut.

Penulis : Abdur Rahim




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:11
GELEDAH APARTEMEN DALAM KASUS DUGAAN KORUPSI ASABRI, KEJAKSAAN AGUNG SITA 36 LUKISAN BERLAPIS EMAS   TELUSURI DUGAAN SUAP, KPK BENARKAN TELAH MINTA DIRJEN IMIGRASI CEGAH MANTAN PEGAWAI DITJEN PAJAK PERGI KE LUAR   PRESIDEN JOKO WIDODO MENYATAKAN "POSITIVITY RATE" KASUS KORONA DI INDONESIA TERUS MENURUN   PRESIDEN JOKOWI IMBAU MASYARAKAT INDONESIA TIDAK PERLU KHAWATIR DENGAN VARIAN BARU VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKO WIDODO: BELUM ADA BUKTI VARIAN BARU VIRUS KORONA LEBIH MEMATIKAN   JPU: DJOKO TJANDRA TERBUKTI MENYUAP JAKSA PINANGKI, IRJEN NAPOLEON, DAN BRIGJEN PRASETIJO DALAM KASUS "RED NOTICE"   JAKSA TUNTUT 4 TAHUN PENJARA DAN DENDA RP 100 JUTA TERHADAP DJOKO TJANDRA DALAM KASUS SUAP "RED NOTICE" DAN FATWA MA   GARUDA SEDIAKAN LAYANAN TES CEPAT ANTIGEN GRATIS BAGI PENUMPANG RUTE DOMESTIK SELAMA BULAN MARET 2021   KEJATI KEPULAUAN RIAU DAN KKP TENGGELAMKAN 6 KAPAL ASING BERBENDERA VIETNAM YANG MENCURI IKAN DI KEPULAUAN RIAU   SEMPAT DITUNDA, LAGA UJI COBA TIM NASIONAL SEPAK BOLA U-23 MELAWAN P-S TIRA PERSIKABO DIGELAR JUMAT, 5 MARET 2021   PRESIDEN JOKO WIDODO AJAK MASYARAKAT CINTA PRODUK DALAM NEGERI AGAR PRODUK LOKAL BISA KUASAI PASAR INDONESIA   HINGGA SAAT INI SUDAH 36.897 ORANG MENINGGAL AKIBAT TERPAPAR COVID-19 DI INDONESIA   RAPIMNAS PARTAI GOLKAR AKAN MEMBAHAS PEMULIHAN KESEHATAN DI TENGAH COVID-19 DAN EKONOMI NASIONAL   PARTAI GOLKAR AKAN MENGGELAR RAPIMNAS SECARA VIRTUAL PADA TANGGAL 5-6 MARET 2021