Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Siap-siap, Pemerintah Bakal Naikkan Harga Rokok di Pasaran

Kamis, 28 Januari 2021 | 17:11 WIB
siap-siap-pemerintah-bakal-naikkan-harga-rokok-di-pasaran
Kemenko PMK sebut pengeluaran negara banyak digunakan untuk biaya kesehatan perokok. (Sumber: Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS TV - Pemerintah berencana menaikkan harga rokok di pasaran. Sebab, harga rokok saat ini dinilai masih terlalu rendah.

Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Suprapto.

Baca Juga: Kemenko PMK: Pengeluaran Negara Banyak Digunakan untuk Biaya Kesehatan Perokok

Agus menjelaskan, menaikkan harga menjadi salah satu upaya pemerintah. Padalnya, rendahnya harga rokok saat ini menjadi penghambat dalam mengurangi konsumsi rokok pada remaja. 

Selain itu, alasan lainnya mengacu pada salah satu indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Dalam RPJMN periode tersebut, terdapat target terkait penurunan persentase merokok usia 0-18 tahun dari 9,1 menjadi 8,7 pada 2024.

Baca Juga: Februari Ini Cukai Rokok Naik, Menkeu Targetkan Penerimaan Rp180 Triliun

Penulis : Tito Dirhantoro




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:43
GUBERNUR ANIES BASWEDAN PASTIKAN PEMPROV DKI DUKUNG KEJUARAAN BASKET ASIA 2021 DAN DUNIA 2023 DI JAKARTA   KEMENPAN RB SIAPKAN PENERIMAAN 189.000 PEGAWAI UNTUK PEMERINTAH DAERAH SE-INDONESIA 2021   KEMENTERIAN KESEHATAN: OBESITAS BERPOTENSI MENINGKAT DI MASA PANDEMI COVID-19   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: PEMERINTAH KAJI PERPANJANGAN PPKM MIKRO YANG BERAKHIR PEKAN DEPAN   MUTASI VIRUS KORONA B117 MASUK INDONESIA, SATGAS: PELAJARAN BERHARGA UNTUK ANTISIPASI "IMPORTED CASE"   KEMENTERIAN KESEHATAN: VAKSIN COVID-19 SINOVAC MASIH EFEKTIF LAWAN VIRUS KORONA B117 ASAL INGGRIS   KEMENTERIAN ESDM TARGETKAN 2021 KAPASITAS PEMBANGKIT ENERGI BARU TERBARUKAN CAPAI 978 MEGAWATT   KEMENDIKBUD APRESIASI PERAN SWASTA DALAM MEMBANTU PENYEDIAAN MODUL PENDIDIKAN JARAK JAUH   JAKSA PENUNTUT UMUM MINTA MAJELIS HAKIM TOLAK PERMOHONAN DJOKO TJANDRA JADI "JUSTICE COLLABORATOR"   DINAS SDA DKI: PEMBEBASAN LAHAN NORMALISASI SUNGAI TAHUN INI BELUM BERJALAN KARENA DANA PINJAMAN BELUM CAIR   WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN DUKUNG RENCANA PEMERINTAH KAMPANYEKAN PRODUK DALAM NEGERI   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA MASYARAKAT TAK HINDARI VAKSINASI COVID-19   PEMKOT TANGSEL MENGAKU TIDAK SIAPKAN PENANGANAN KHUSUS UNTUK CEGAH VIRUS KORONA B117   SATGAS MINTA MASYARAKAT TAK KHAWATIR BERLEBIHAN TERHADAP MUTASI VIRUS KORONA B117