Kompas TV internasional kompas dunia

Presiden Afrika Selatan Kritik Negara Kaya yang Timbun Pasokan Vaksin

Rabu, 27 Januari 2021 | 04:18 WIB
presiden-afrika-selatan-kritik-negara-kaya-yang-timbun-pasokan-vaksin
Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech. (Sumber: AP Photo)

JOHANNESBURG, KOMPAS.TV – Preside Afrika Selatan dan Ketua Uni Afrika Cyril Ramaphosa menyerukan agar negara-negara kaya melepaskan kelebihan dosis vaksin Covid-19 yang mereka miliki untuk diberikan pada negara-negara lain yang membutuhkan.

Dalam pidatonya pada Forum Ekonomi Dunia yang digelar secara virtual pada Selasa (26/1), Ramaphosa menyoroti upaya Uni Afrika untuk mendapatkan vaksin bagi negara-negara Afrika dan dampak pandemi Covid-19 di benua itu.  

“Kami sangat prihatin akan masalah 'nasionalisme vaksin', yang jika tidak ditangani, akan membahayakan upaya pemulihan seluruh negara,” ujar Ramaphosa seperti dikutip dari Associated Press.

Baca Juga: Virus Corona yang Ditemukan di Selandia Baru Merupakan Varian Afrika Selatan

“Mengakhiri pandemi di seluruh dunia membutuhkan kolaborasi yang lebih luas terkait peluncuran vaksin, memastikan bahwa tidak ada negara yang tertinggal dalam upaya ini,” kata Ramaphosa.

Menurutnya, ada sejumlah negara yang memperoleh dosis vaksin melebihi kebutuhan mereka dalam memvaksinasi warganya.

“Negara-negara kaya di dunia menahan pasokan vaksin ini dan kami menyerukan pada mereka: “Lepaskan kelebihan vaksin yang Anda pesan dan timbun.” Tidak ada perlunya bagi negara yang mungkin cuma perlu memvaksin 40 juta penduduk lagi tapi memiliki 120 juta atau bahkan 160 juta dosis vaksin. Dunia butuh akses ke vaksin-vaksin itu,” desaknya.  

Penulis : Vyara Lestari




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:48
GUBERNUR ANIES BASWEDAN PASTIKAN PEMPROV DKI DUKUNG KEJUARAAN BASKET ASIA 2021 DAN DUNIA 2023 DI JAKARTA   KEMENPAN RB SIAPKAN PENERIMAAN 189.000 PEGAWAI UNTUK PEMERINTAH DAERAH SE-INDONESIA 2021   KEMENTERIAN KESEHATAN: OBESITAS BERPOTENSI MENINGKAT DI MASA PANDEMI COVID-19   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: PEMERINTAH KAJI PERPANJANGAN PPKM MIKRO YANG BERAKHIR PEKAN DEPAN   MUTASI VIRUS KORONA B117 MASUK INDONESIA, SATGAS: PELAJARAN BERHARGA UNTUK ANTISIPASI "IMPORTED CASE"   KEMENTERIAN KESEHATAN: VAKSIN COVID-19 SINOVAC MASIH EFEKTIF LAWAN VIRUS KORONA B117 ASAL INGGRIS   KEMENTERIAN ESDM TARGETKAN 2021 KAPASITAS PEMBANGKIT ENERGI BARU TERBARUKAN CAPAI 978 MEGAWATT   KEMENDIKBUD APRESIASI PERAN SWASTA DALAM MEMBANTU PENYEDIAAN MODUL PENDIDIKAN JARAK JAUH   JAKSA PENUNTUT UMUM MINTA MAJELIS HAKIM TOLAK PERMOHONAN DJOKO TJANDRA JADI "JUSTICE COLLABORATOR"   DINAS SDA DKI: PEMBEBASAN LAHAN NORMALISASI SUNGAI TAHUN INI BELUM BERJALAN KARENA DANA PINJAMAN BELUM CAIR   WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN DUKUNG RENCANA PEMERINTAH KAMPANYEKAN PRODUK DALAM NEGERI   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA MASYARAKAT TAK HINDARI VAKSINASI COVID-19   PEMKOT TANGSEL MENGAKU TIDAK SIAPKAN PENANGANAN KHUSUS UNTUK CEGAH VIRUS KORONA B117   SATGAS MINTA MASYARAKAT TAK KHAWATIR BERLEBIHAN TERHADAP MUTASI VIRUS KORONA B117