Kompas TV internasional kompas dunia

Hina Nabi Muhammad, 3 Orang Dihukum Mati di Pakistan, Terdakwa Keempat Guru di Perguruan Tinggi

Selasa, 26 Januari 2021 | 17:54 WIB
hina-nabi-muhammad-3-orang-dihukum-mati-di-pakistan-terdakwa-keempat-guru-di-perguruan-tinggi
Ilustrasi pengadilan terkait hukuman mati 3 orang di Pakistan karena hina Nabi Muhammas saw. (Sumber: Daily Mail via Kompas.com)

PAKISTAN, KOMPAS.TV – Pengadilan anti-terorisme di Pakistan menjatuhkan hukuman mati kepada 3 orang setelah unggahan di media sosial yang dianggap menghina Nabi Muhammad saw viral.

Ketiga orang tersebut tersangkut undang-undang penistaan agama di negara tersebut.

Salah satu terdakwa, yakni terdakwa keempat yang merupakan seorang guru di salah satu perguruan tinggi dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun. Ia melakukan ceramah yang berisi hujatan saat menyampaikan kuliahnya di kelas.

Dikutip dari Al Jazeera, Selasa (26/1/2021),  para terpidana tersebut dapat mengajukan banding di dua pengadilan yang lebih tinggi atau memohon kepada presiden jika ingin membatalkan hukuman.

Undang-undang penistaan agama di Pakistan sendiri merupakan warisan kolonial yang diketatkan oleh Ziaul Haq, mantan penguasa militer, pada tahun 1980-an. Seseorang yang menghina Nabi Muhammad saw diberikan hukuman mati sebagai hukuman maksimalnya.

Sejak tahun 1980-an, terdapat hampir 80 orang yang dibunuh secara individu atau massa yang marah, bahkan sebelum persidangan selesai di pengadilan.

Antaran 2011 hingga 2015, tercatat ada lebih dari 1.296 kasus penistaan agama yang diajukan di Pakistan.

Penulis : Fiqih Rahmawati




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:43
PESEPAK BOLA TONI KROOS BERNIAT MENGAKHIRI KARIER BERMAINNYA BERSAMA REAL MADRID   CHELSEA YAKIN PUNYA PELUANG UNTUK MEREKRUT BOMBER BORUSSIA DORTMUND, ERLING HAALAND, PADA MUSIM DEPAN   PERSIB BANDUNG MEREKRUT FERDINAND SINAGA DENGAN KONTRAK HINGGA 2 TAHUN KE DEPAN   AS MENAHAN 100.000 MIGRAN DI PERBATASAN MEKSIKO PADA FEBRUARI 2021   IOC AKAN MELAKUKAN PEMBICARAAN DETAIL SOAL TUAN RUMAH OLIMPIADE 2032 PADA MARET DAN JULI 2021   HINGGA KINI, KOMITE OLIMPIADE INTERNASIONAL (IOC) BELUM MENENTUKAN TUAN RUMAH OLIMPIADE 2032   PM JEPANG YOSHIHIDE SUGA PERPANJANG STATUS DARURAT PANDEMI COVID-19 UNTUK WILAYAH TOKYO HINGGA 21 MARET 2021   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 3.708 ORANG: 2.829 SEMBUH, 172 MENINGGAL DUNIA, 707 DALAM PERAWATAN   SATGAS COVID-19 KABUPATEN BOGOR WASPADAI LONJAKAN WISATAWAN AKHIR PEKAN DEPAN   BEA CUKAI JATENG SITA PAKAIAN BEKAS DAN KAIN IMPOR SENILAI RP 14,6 MILIAR YANG DIANGKUT KAPAL ILEGAL   AKTIVITAS WISATA GUNUNG BROMO TUTUP TOTAL SELAMA HARI RAYA NYEPI PADA 14 MARET 2021   EMPAT ORANG TEWAS TERTIMPA POHON TUMBANG DI DESA SEMINGKIR, PEMALANG, JAWA TENGAH   PROSES VAKSINASI WARGA LANSIA DI KENDARI, SULTRA, TERKENDALA PENDAFTARAN DARING   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN TARGETKAN INDONESIA BISA KUASAI 50% PASAR LOBSTER GLOBAL DI 2024