Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ini Pengakuan Siswi Non-Muslim yang Sudah Lama Memakai Jilbab ke Sekolah

Senin, 25 Januari 2021 | 16:23 WIB

PADANG, KOMPAS.TV – Aturan yang mewajibkan siswi non-muslim untuk memakai jilbab ke sekolah telah menuai pro kontra di masyarakat, terutama sejak viralnya video seorang wali murid SMKN 2 Padang, yang dipanggil pihak sekolah lantaran sang anak tak memakai jilbab.

Aturan untuk memakai jilbab ini ternyata telah diberlakukan sejak tahun 2005 di sekolah-sekolah di Padang, Sumatera barat.

Angelia Zega, adalah siswi protestan di SMKN 2 Padang. Dirinya mengaku, telah memakai jilbab semenjak SMP demi mengikuti peraturan sekolah yang ada.

“Dari SMP juga pakai jilbab, SMPN 4. Ngikutin peraturan sih, dan juga menyesuaikan. Itu secara pribadi ya”, ungkap Angel saat diwawancara Kompas TV.

Meski demikian, dirinya tidak mengaku terpaksa untuk menggunakan jilbab tersebut.

“Ada di peraturannya ada untuk kita memakai atribut dan memakai jilbab gitu, tapi tidak ada unsur paksaan. Boleh menolak, dan bisa mengusulkan secara pribadi juga. Kebetulan Angel mengikuti aja gitu, karena Angel merasa ini Cuma atribut”, ungkapnya menambahkan.

Baca Juga: Heboh!! Siswi Non-Muslim Dipaksa Pakai Jilbab ke Sekolah

Selain Angel, Eka Maria Putri juga merupakan seorang siswi beragama kristen yang bersekolah di SMKN 2 Padang.

Ia pun mengamini, telah memakai jilbab semenjak SD, lantaran mengikuti aturan sekolah.

Pada awalnya, ia sempat merasa terpaksa untuk menggunakan jilbab tersebut.

“Terpaksa? kembali lagi di awalnya tentu iya, karena agama saya non-muslim, kristen. Tapi karena  sudah terbiasa, karena lingkungan saya sekitarnya muslim dan diarahkan menggunakan hijab, jadi saya nggak terpaksa lagi kok Pak. Seenggaknya seragam dengan teman-teman yang lain”, ungkap Eka kepada Kompas TV.

Ia pun mengaku, rindu untuk melepaskan jilbabnya ketika berada di sekolah. Apabila diperbolehkan, dirinya mengaku akan melepas hijab tersebut.

“Pastinya saya rindu sekali melepaskan hijab saya Pak. (Jika dibolehkan) Saya akan melepaskan hijab saya, dan pastinya rambutnya dirapiin sesuai dengan peraturan juga”, pungkasnya.

Penulis : Abdur Rahim




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:20
MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: KEMISKINAN DI TANAH AIR HARUS SEGERA DITANGANI UNTUK ATASI MASALAH "STUNTING"   KEMENTERIAN PPPA SEBUT PENURUNAN ANGKA "STUNTING" MENCEGAH TERJADINYA PERKAWINAN ANAK   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA PEMPROV JAWA TIMUR SEGERA PENUHI FASILITAS YANG DIBUTUHKAN DI KAWASAN INDUSTRI HALAL   WAPRES MA'RUF AMIN BERHARAP PEMPROV JAWA TIMUR AKTIF MEMPROMOSIKAN KAWASAN INDUSTRI HALAL DI SIDOARJO   INDONESIA DAN SINGAPURA MEMBANGUN KAWASAN EKONOMI DIGITAL DAN TEKNOLOGI DI BATAM   KPK SELIDIKI KASUS DUGAAN SUAP TERKAIT PAJAK DI DJP KEMENKEU YANG DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR RUPIAH   KEJAGUNG PERIKSA TIGA SAKSI ATAS KASUS DUGAAN KORUPSI PENGELOLAAN KEUANGAN & DANA INVESTASI DI BPJS KETENAGAKERJAAN   KPK SEBUT PENGGANTI POSISI DEWAN PENGAWAS YANG DITINGGALKAN ARTIDJO ALKOSTAR AKAN DITENTUKAN PRESIDEN JOKOWI   KEJAKSAAN AGUNG PERIKSA TUJUH ORANG SAKSI TERKAIT PERKARA DUGAAN KORUPSI DI PT ASABRI   HARI INI, MENKES BUDI GUNADI SADIKIN MENINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 BAGI ULAMA, PIMPINAN, DAN PENGURUS MUI   SATGAS: SAAT INI SEJUMLAH DAERAH DI PULAU JAWA DAN BALI SEDANG MELAKUKAN PROSES INTEGRASI DATA COVID-19   SATGAS COVID-19 AKAN EVALUASI DAN PANTAU PENJAGAAN DI PINTU MASUK INDONESIA, MENYUSUL MUTASI VIRUS KORONA B.1.1.7   HINGGA 3 MARET 2021, PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT WISMA ATLET KEMAYORAN MENCAPAI 4.621 ORANG   DINKES DKI SEBUT HINGGA SAAT INI, 63 PERSEN TEMPAT TIDUR ISOLASI PASIEN COVID-19 DI JAKARTA TELAH TERISI