Kompas TV regional berita daerah

Penjahat Jalanan Diamankan Polisi

Senin, 25 Januari 2021 | 11:01 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Aksi duel antara korban dan perampok terekam kamera CCTV milik toko bangunan di kawasan Mijen, Kota Semarang, dan berhasil diungkap aparat Polrestabes Semarang.

Inilah detik-detik saat dua pelaku kejahatan jalanan, mencoba merampas telepon seluler pengendara motor yang tengah berteduh di depan sebuah toko bangunan, di kawasan Mijen, Semarang. Dalam rekaman CCTV terlihat salah satu pelaku turun dari motor lalu menghampiri korban yang sedang berteduh, berdiri di balik mobil yang tengah parkir.

Aksi pelaku dengan menodongkan korek api yang menyerupai pistol, rupanya mendapat perlawanan dari korban. Sempat berduel, namun korban gagal mempertahankan ponselnya, hingga bisa dibawa kabur pelaku yang berboncengan dengan rekannya.

Tak berselang lama setelah korban melaporkan kejadian itu, kedua pelaku berhasil ditangkap tim Resmob Polrestabes Semarang. Salah satu yang bernama Vendi Susilo, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya. Selain Vendi, ditangkap pula tersangka lain, masing-masing Desta Saputra, serta dua orang penadah barang-barang hasil kejahatan mereka.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang mengungkapkan, kawanan begal jalanan ini setidaknya sudah melakukan 16 aksi perampokan. Modus yang digunakan pelaku mencari sasaran di tempat sepi dan korban dalam keadaan sendirian.

"Inikan apa, mencari titik-titik, mencari orang-orang yang lemah, karena kejadian dibeberapa TKP mereka melihat dulu yang, kondisi yang memang lengang. Kejadian yang sebelumnya pada saat itu hujan walaupun memang jam 14:130 WIB, jadi mereka stasioner mencari sasaran, mencari korban-korban yang menurut dia pasti akan lemah" kata AKBP Indra Mardiana, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, diketahui kedua pelaku merupakan residivis, yang sebelumnya pernah terlibat kasus pencurian dan perkosaan. Tersangka mengaku telah belasan kali melakukan aksi kejahatan jalanan, dan hasil kejahatan dijual ke penadah.

Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita barang bukti berupa 40 telepon genggam berbagai merek, sepeda motor, serta senpi mainan berupa korek yang dipakai saat melakukan tindak kejahatan. Pelaku begal ini dijerat dengan pasal 365 KUHP, tentang perampokan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sementara para penadah barang hasil kejahatan dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman setidaknya empat tahun penjara.

#Perampok #CCTV #PolrestabesSemarang

 

 

Penulis : KompasTV Jateng


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


KOMPAS BISNIS

OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit

Sabtu, 27 Februari 2021 | 01:56 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:12
BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 5,2 YANG GUNCANG HALMAHERA SELATAN, MALUKU UTARA, JUMAT MALAM TAK BERPOTENSI TSUNAMI   MULAI 26 FEBRUARI 2021, PEMPROV DKI JAKARTA UJI COBA JALUR SEPEDA PERMANEN SUDIRMAN-THAMRIN    KSPI MENOLAK KERAS JIKA BIAYA VAKSINASI COVID-19 MANDIRI ATAU GOTONG ROYONG DIBEBANI KEPADA BURUH    WAKIL KETUA KOMISI IX DPR MELKI LAKA LENA INGATKAN PENDATAAN PROGRAM VAKSINASI GOTONG ROYONG DIPERJELAS & DETAIL    WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA SEBUT VAKSINASI BAGI TENAGA KESEHATAN BAIK UNTUK DOSIS 1 DAN 2 SUDAH MENCAPAI 65,3 PERSEN   KEMENKES: PESERTA VAKSINASI GOTONG ROYONG AKAN MENDAPATKAN KARTU VAKSINASI COVID-19 DAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK    KEMENKES MENYATAKAN AKAN TETAPKAN TARIF MAKSIMAL PELAYANAN VAKSINASI GOTONG ROYONG   MENHUB: LAYANAN TES COVID-19 GENOSE SUDAH MULAI DITERAPKAN DI PELABUHAN TERMINAL TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA   KEMENKES SEBUT VAKSIN SINOVAC, ASTRAZENECA, NOVAVAX, DAN PFIZER TAK DIGUNAKAN DALAM VAKSINASI GOTONG ROYONG   PT BIO FARMA AKAN MENJADI IMPORTIR DAN DISTRIBUTOR VAKSIN COVID-19 UNTUK VAKSINASI GOTONG ROYONG   PT BIO FARMA MENYATAKAN JENIS VAKSIN GOTONG ROYONG HARUS BERBEDA DENGAN VAKSIN UNTUK PROGRAM PEMERINTAH    KEMENKES: VAKSIN COVID-19 UNTUK VAKSINASI GOTONG ROYONG HARUS MENDAPAT IZIN PENGGUNAAN DARURAT DARI BPOM    KEMENTERIAN BUMN SEBUT BIAYA VAKSINASI GOTONG ROYONG UNTUK BURUH DAN KARYAWAN SWASTA DITANGGUNG PERUSAHAAN    KEMENTERIAN BUMN: 6.664 PERUSAHAAN TELAH DAFTAR PROGRAM VAKSINASI COVID-19 MANDIRI ATAU GOTONG ROYONG MELALUI KADIN