Kompas TV klik360 cerita indonesia

Orang Tua Siswi Nonmuslim Dipaksa Berjilbab Surati Presiden Jokowi

Senin, 25 Januari 2021 | 09:42 WIB

PADANG, KOMPAS.TV - Melalui kuasa hukumnya Mendrofa, orang tua siswi SMKN 2 Padang mengirimkan surat yang ditujukan kepada Presiden RI Joko Widodo, Menteri  Pendidikan Dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Komnas HAM terkait aturan mengenakan jilbab di sekolah.

Mendrofa juga jelaskan meminta Komnas HAM melakukan penyelidikan ke lapangan terkait adanya unsur pemaksaan pelajar non-muslim harus mengenakan hijab di sekolah.

Surat yang dilayangkan tertanggal 21 januari 2021 ini juga membawa harapan agar pemerintah pusat mengeluarkan surat supaya tidak ada lagi sekolah mewajibkan non-muslim diwajibkan memakai jilbab di sekolah.

Baca Juga: Ini Isi Surat untuk Jokowi dari Ortu Siswi Nonmuslim Dipaksa Berjilbab di Padang

"Kami sekarang menunggu tindak lanjut dari Komnas HAM. Tentu saja kami berharap adanya peraturan dari pemerintah pusat supaya tidak ada lagi pemaksaan siswi nonmuslim harus menggunakan jilbab di sekolah negeri," ujar Mendrofa

Mendrofa jelaskan aturan harus mengenakan jilbab di sekolah di Kota Padang sudah berlangsung sejak 2005. Tapi baru muncul sekarang karena baru ada yang berani menyuarakan keberatan harus mengikuti aturan memakai jilbab.

Meski persoalan aturan berjilbab ini sedang viral, Mendrofa menyatakan siswi yang bersangkutan tidak mengalami intimidasi selama di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Siswi Nonmuslim Dipaksa Berjilbab, Komisi X DPR: Sikap Intoleran di Indonesia Harus Dihilangkan

Sebelumnya, beredar sebuah video berisikan adu argumen antara wakil kepala sekolah dengan wali murid soal kewajiban memakai jilbab bagi seluruh siswi sekolah di Padang tidak terkecuali bagi mereka yang non-muslim.

Video berdurasi 15 menit tersebut, dibagikan melalui akun media sosial wali murid yang merasa keberatan atas kebijakan sekolah.

Penulis : Theo Reza


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:38
KAROPENMAS HUMAS POLRI: 59 DARI 62 KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 TELAH TERIDENTIFIKASI   TIM DVI POLRI BERHASIL MENGIDENTIFIKASI SATU LAGI KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   KEMENTERIAN PUPR GENCARKAN GERAKAN BANGUN RUMAH SUBSIDI BERKUALITAS   WAMENKES: VAKSIN SINOVAC YANG BARU TIBA DIPERUNTUKKAN BAGI PELAYAN PUBLIK DAN LANSIA   KETUA SATGAS DONI MONARDO OPTIMISTIS PANDEMI COVID-19 BISA TERKENDALI PADA 17 AGUSTUS 2021   KETUA SATGAS DONI MONARDO: MAYORITAS KASUS KEMATIAN COVID-19 BERASAL DARI PENDERITA KOMORBID   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH LINDUNGI PELAKU BUDAYA DAN PARIWISATA DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19   KPK DALAMI DUGAAN KORUPSI GUBERNUR SULSEL NURDIN ABDULLAH MENGALIR KE DANA KAMPANYE PILKADA   MENSOS TRI RISMAHARINI KUKUHKAN PENGURUS NASIONAL KARANG TARUNA NASIONAL PERIODE 2020-2025   PEMKAB BULELENG, BALI, TARGETKAN PEMBERIAN VAKSIN KEPADA 7.500 ORANG, TERMASUK ASN DAN TNI-POLRI   WAKIL MENTERI KESEHATAN SEBUT SEMUA VAKSIN YANG DIPESAN PEMERINTAH AKAN PENUHI VAKSINASI 186 JUTA RAKYAT INDONESIA   WAKIL MENTERI KESEHATAN: SELAIN DARI SINOVAC, PEMERINTAH MASIH TUNGGU VAKSIN DARI PFIZER, ASTRAZENECA, DAN NOVAVAX   SAAT INI SUDAH 38 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 YANG DITERIMA PEMERINTAH RI DARI PEMESANAN 185 JUTA DOSIS VAKSIN SINOVAC   PEMAKAMAN JENAZAH COVID-19 DI TPU BAMBU APUS SAAT INI CAPAI 1.150 PETAK, DARI 1.200 PETAK MAKAM YANG TERSEDIA