Kompas TV nasional update corona

Menkes Budi Sadikin Akui Cara Pengetesan Covid-19 di Indonesia Salah

Minggu, 24 Januari 2021 | 22:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pekan ini, Indonesia bakal memasuki babak baru pandemi. Dalam beberapa hari, bisa dipastikan kita akan mencatatkan lebih dari satu juta kasus Covid-19.

Jika kita memaksakan diri membandingkan dengan negara lain, tentu banyak negara yang jumlah infeksinya lebih tinggi dibanding Indonesia.

Apalagi jika menggunakan narasi pemerintah saat ini yang mengedepankan persentase kesembuhan tentu banyak sekali angkanya, karena sudah dibuktikan melalui data, mayoritas pasien Covid-19 memang bakal sembuh.

Namun implikasi angka satu juta pasien Covid-19 di Indonesia jauh lebih besar dari itu.

Inilah pentingnya kita betul-betul mengevaluasi respons kita terhadap pandemi.

Sudah hampir setahun, sudah mendekati satu juta kasus, kita sebagai sebuah negara harus mau belajar dari cara kita menghadapi pandemi selama ini lalu memperbaiki semua kekurangan.

Apresiasi kita berikan kepada Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, yang mau mengakui ada yang salah dari cara kita melakukan tes dan pelacakan Covid-19.

"Yang di-tes itu orang yang suspek, bukan orang yang mau pergi kayak Budi Sadikin mau ngadep presiden, nanti standar WHO terpenuhi tuh satu per seribu per minggu, tapi nggak ada gunanya testingnya. Secara epidemiologi hal-hal kayak gitu yang harus diberesin," ujarnya.

Katanya, jumlah tes kita memang sudah memenuhi batas yang ditetapkan WHO, tetapi tidak banyak berguna karena salah sasaran.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:04
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19