Kompas TV klik360 cerita indonesia

Penjelasan Kepala BMKG Mengenai Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia

Sabtu, 23 Januari 2021 | 23:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memberikan penjelasan mengenai adanya potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi di Indonesia selama beberapa bulan ke depan.

"BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya kondisi ekstrem terkait dengan cuaca akibat adanya berbagai fenomena yang saat itu fenomenanya dikhawatirkan akan terjadi bersamaan pada saat musim hujan, terutama pada puncak musim hujan di bulan Januari Februari," ujar Dwikorita.

Baca Juga: Cuaca Ekstrim Dengan Curah Hujan Naik 40-80% Hingga Masuk Bulan Maret, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Hal itu disampaikan Dwikorita dalam video Zoom Meeting Konferensi Pers Perkembangan Cuaca di Musim Hujan 2021 & Mitigasi Gempa Bumi & Tsunami di Indonesia, pada hari Sabtu (23/1/21).

Dwikorita juga menyebutkan adanya pengaruh fenomena global La Nina yang turut mempengaruhi puncak musim hujan di Indonesia.

"Fenomena tersebut yang pertama adalah fenomena iklim global yang tidak lazim terjadi setiap tahun. Ini merupakan siklus antara 2 sampai 8 tahun kurang lebihnya. Disebut fenomena La Nina akibat adanya anomali suhu muka air laut di wilayah samudera pasifik bagian tropis," lanjut Dwikorita.

 

Penulis : Aryo bimo


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:00
BAHAS PERUBAHAN IKLIM, MENKO MARVES LUHUT PANDJAITAN GELAR PERTEMUAN VIRTUAL DENGAN UTUSAN KHUSUS PRESIDEN AS   KSAD JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA MENAIKKAN PANGKAT 12 PERWIRA TINGGI TNI AD    BOBBY AFIF NASUTION DAN AULIA RACHMAN RESMI MENJABAT SEBAGAI WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA MEDAN, SUMUT    MENKO PMK BERHARAP VAKSINASI COVID-19 TERHADAP PARA ATLET DAPAT MENGAKTIFKAN KEMBALI KEGIATAN OLAHRAGA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY OPTIMISTIS PENERAPAN PPKM MIKRO MAMPU PERCEPAT PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA    BANK INDONESIA OPTIMISTIS EKONOMI DOMESTIK PULIH SECARA BERTAHAP   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR KLAIM VAKSINASI DI LINGKUNGAN DPR TAK TERTUTUP MELAINKAN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   KADIN DKI BERHARAP DENGAN ADANYA VAKSINASI MANDIRI DAPAT MEMPERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI DAN AKTIVITAS DUNIA USAHA    KETUA DPD HIPPI DKI MENYAMBUT BAIK KEPUTUSAN PEMERINTAH YANG MENERBITKAN ATURAN MENGENAI VAKSINASI MANDIRI   SYARAT BAWA HASIL TES USAP DI BANDARA SUPADIO PONTIANAK KEMBALI DIPERPANJANG HINGGA LIBUR HARI RAYA IDUL FITRI   HINGGA 26 FEBRUARI 2021, KASUS COVID-19 DI INDONESIA CAPAI 1.322.866 ORANG, 1.128.672 SEMBUH, DAN 35.786 MENINGGAL DUNIA   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 3.292: 2.368 SEMBUH, 171 MENINGGAL DUNIA, DAN 753 DALAM PERAWATAN    SATGAS COVID-19: HINGGA 26 FEBRUARI 2021, SEBANYAK 1.583.581 TENAGA KESEHATAN SUDAH MENJALANI VAKSINASI   SATGAS COVID-19: PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO PERLU DILAKUKAN HINGGA LEVEL KOMUNITAS TERKECIL YAKNI RT, RW, DAN DESA