Kompas TV klik360 cerita indonesia

Risma Jawab Soal Dugaan Korupsi Bansos Untuk Difabel dan PKH

Jumat, 22 Januari 2021 | 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Korupsi Bantuan Sosial sempat gemparkan masyarakat Indonesia ketika mantan Mensos Juliari Batubara jadi tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi menduga Menteri Sosial nonaktif Juliari Batubara menggunakan dana hasil korupsi bantuan sosial atau Bansos Covid-19 untuk berbagai keperluan.

Salah satunya ia duga menggunakan dana tersebut untuk keperluan pribadi.

Baca Juga: Deputi Penindakan KPK Sebut Pengusutan Korupsi Bansos Tak akan Berhenti Pada Juliari Batubara

KPK terus mengembangkan penyidikan kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Corona.

Tak terkecuali beredar informasi korupsi program bansos untuk difabel hingga program keluarga harapan (PKH) juga dikorupsi pun akan ditelusuri KPK.

Baca Juga: Penggeledahan Rumah Dirjen Kemensos, KPK Amankan Dokumen Penting Kasus Suap Bansos Juliari Batubara

Menjawab hal ini Mensos pengganti Juliari, Tri Rismaharini angkat bicara. 

“Biarkan itu proses hukum berjalan. Saya kan gak tahu. Apa namanya? Karena yang saya kerjakan itu kan bagaimana nextnya. Mohon maaf soalnya saya gak mengerti.”jawab Risma pada wartawan, Kamis (21/01/2021). 
 

 

Penulis : Yuilyana


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:08
BAHAS PERUBAHAN IKLIM, MENKO MARVES LUHUT PANDJAITAN GELAR PERTEMUAN VIRTUAL DENGAN UTUSAN KHUSUS PRESIDEN AS   KSAD JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA MENAIKKAN PANGKAT 12 PERWIRA TINGGI TNI AD    BOBBY AFIF NASUTION DAN AULIA RACHMAN RESMI MENJABAT SEBAGAI WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA MEDAN, SUMUT    MENKO PMK BERHARAP VAKSINASI COVID-19 TERHADAP PARA ATLET DAPAT MENGAKTIFKAN KEMBALI KEGIATAN OLAHRAGA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY OPTIMISTIS PENERAPAN PPKM MIKRO MAMPU PERCEPAT PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA    BANK INDONESIA OPTIMISTIS EKONOMI DOMESTIK PULIH SECARA BERTAHAP   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR KLAIM VAKSINASI DI LINGKUNGAN DPR TAK TERTUTUP MELAINKAN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   KADIN DKI BERHARAP DENGAN ADANYA VAKSINASI MANDIRI DAPAT MEMPERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI DAN AKTIVITAS DUNIA USAHA    KETUA DPD HIPPI DKI MENYAMBUT BAIK KEPUTUSAN PEMERINTAH YANG MENERBITKAN ATURAN MENGENAI VAKSINASI MANDIRI   SYARAT BAWA HASIL TES USAP DI BANDARA SUPADIO PONTIANAK KEMBALI DIPERPANJANG HINGGA LIBUR HARI RAYA IDUL FITRI   HINGGA 26 FEBRUARI 2021, KASUS COVID-19 DI INDONESIA CAPAI 1.322.866 ORANG, 1.128.672 SEMBUH, DAN 35.786 MENINGGAL DUNIA   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 3.292: 2.368 SEMBUH, 171 MENINGGAL DUNIA, DAN 753 DALAM PERAWATAN    SATGAS COVID-19: HINGGA 26 FEBRUARI 2021, SEBANYAK 1.583.581 TENAGA KESEHATAN SUDAH MENJALANI VAKSINASI   SATGAS COVID-19: PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO PERLU DILAKUKAN HINGGA LEVEL KOMUNITAS TERKECIL YAKNI RT, RW, DAN DESA