Kompas TV klik360 cerita indonesia

5 Alasan Polisi Setop Kasus Raffi Ahmad

Jumat, 22 Januari 2021 | 10:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kasus Raffi Ahmad dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan akhirnyan diberhentikan kepolisian.

Dari hasil gelar perkara, polisi mengungkap beberapa alasan kasus ini diberhentikan.

"Sehingga yuridis yang ada di dalam pasal 93 juncto pasal 9 UU nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan ini selesai. Gelar perkara itu tidak terpenuhi termasuk peraturan daerah juga peraturan Kementerian Kesehatan tidak terpenuhi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/1/2021).

Berikut beberapa alasan diberhentikan kasus tersebut, di antaranya. 

1.    Dugaan pelanggaran protokol kesehatan tidak cukup dua alat bukti.

2.    Acara di rumah milik ricardo gelael dengan luas 4.000 meter persegi dan digelar di hall basket. 

3.    Seluruh tamu jalani swab antigen

4.    Sebanyak 18 tamu negatif Covid-19 termasuk Raffi Ahmad dan istri. 

5.    Semua tamu hadir tanpa undangan

"Yang datang juga tidak ada undangan. Tetapi ini teman-teman dekat yang spontanitas ke sana tanpa diundang ke kediaman saudara RG. Sehingga karena tidak terpenuhinya (pelanggaran), tidak terbukti dua alat bukti pasal 184 KUHAP, sehingga dilakukan penghentian penyelidikan," ungkap Yusri Yunus.
 

Penulis : Yuilyana


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:29
PRESIDEN AS JOE BIDEN AKAN HUKUM PIHAK YANG DIDUGA MELANGGAR HAM TERKAIT KASUS PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI TEGASKAN PIHAKNYA BEKERJA SESUAI PROSEDUR HUKUM YANG BERLAKU DALAM OTT 6 ORANG DI SULSEL   WAKIL KETUA MPR SYARIEF HASAN MINTA PEMERINTAH TINJAU ULANG SOAL IZIN INVESTASI MIRAS    BKPM BERENCANA MENGAJAK MUI UNTUK BERKOORDINASI TERKAIT PENERBITAN IZIN INVESTASI MIRAS DI DAERAH    POLISI TANGKAP 12 TERDUGA TERORIS DI SEJUMLAH WILAYAH DI JAWA TIMUR TERKAIT JARINGAN JAMAAH ISLAMIYAH   KETUM PBNU SAID AQIL SIROJ MINTA PEMERINTAH INSTRUKSIKAN KEPADA PNS HINGGA PEGAWAI BUMN MEMBAYAR ZAKAT 2,5%    PRESIDEN JOKOWI MINTA SEMUA JAJARAN NU BANTU PEMERINTAH DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19   PRESIDEN JOKOWI MENGHADIRI HARLAH NAHDLATUL ULAMA (NU) KE-98 SECARA VIRTUAL   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT PROGRAM PETANI MILENIAL DIMULAI PERTENGAHAN MARET 2021   GUNUNG MERAPI ERUPSI KEMBALI LUNCURKAN AWAN PANAS SEJAUH 1 KM PADA SABTU MALAM    POLDA METRO KLAIM KAMPUNG TANGGUH DI PASEBAN, SENEN, JAKPUS, MAMPU TEKAN PENYEBARAN COVID-19    KEMENKES: VAKSINASI GOTONG ROYONG HANYA DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN ATAU BADAN USAHA KEPADA KARYAWAN   JUBIR VAKSINASI COVID-19 TEGASKAN TAK ADA MEKANISME VAKSINASI MANDIRI BAGI INDIVIDU ATAU BELI SECARA PERORANGAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN TARGETKAN 38 JUTA ORANG SUDAH DIVAKSIN COVID-19 PADA AKHIR JUNI 2021