Kompas TV nasional aiman

Misteri Cuaca & Kendali Pesawat Sriwijaya - AIMAN (Bag 1)

Rabu, 20 Januari 2021 | 00:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dunia aviasi Indonesia kembali diuji. Pesawat Sriwijaya SJ-182, rute Jakarta-Pontianak, yang membawa 62 penumpang beserta awak pesawat jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Proses pencarian puing pesawat dan korban masih terus dilakukan. Hingga pada Selasa (12/01), tim gabungan telah menemukan Flight Data Recorder (FDR) yang merupakan bagian dari “kotak hitam” pesawat, di perairan Laut Jawa. 

Belakangan, bagian dari Cockpit Voice Recorder (CVR) juga bisa diangkat, meskin tak lagi utuh. Dua benda ini yang akan dijadikan sumber analisis penyebab kecelakaan.

Sriwijaya Air SJ-182 diketahui hilang kontak pukul 14.40 WIB pada Sabtu (9/1/2021), 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Berdasar hasil analisa awal, burung besi berusia 26 tahun ini tercatat terjun bebas dari puncak ketinggian 3.322 mdpl hingga 76 mdpl. Pada saat menyentuh air, diduga mesin pesawat belum mati sehingga masih mengirimkan data koordinat, ketinggian, dan kecepatan. Data radar yang diperoleh KNKT dari Airnav Indonesia, juga menunjukkan demikian. 

Meski Kementerian Perhubungan melalui rilis resmi menjelaskan pesawat jenis Boeing 737-500 itu laik terbang, ada sejumlah perkiraan berkembang berdasarkan kondisi sesaat sebelum kecelakaan, yaitu cuaca buruk, komponen, dan kendali pesawat yang bermasalah. 

Tanpa bermaksud mendahului penyelidikan KNKT, jurnalis Kompas TV Aiman Witjaksono, melakukan simulasi terbang bersama praktisi penerbangan, Captain Vincent Raditya.  

Selain itu, Aiman juga mewawancarai Ketua KNKT 2007-2015, Marsekal Muda (Purn) Tatang Kurniadi dan pengamat penerbangan, Alvin Lie, untuk mengetahui analisa mereka tentang kecelakaan yang terjadi pada Sriwijaya Air berdasar pengalaman mereka. Apakah cuaca dan komponen mesin yang bermasalah bisa menyebabkan kecelakaan? Apa yang harus dilakukan?  

Penulis : Anas Surya


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:37
RSUD DAN GEDUNG DPRD RUSAK AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 5,2 YANG GUNCANG HALMAHERA SELATAN PADA JUMAT MALAM   PT JASA MARGA OPTIMISTIS JALAN TOL CINERE-SERPONG SEKSI 1 BISA BEROPERASI PADA AWAL KUARTAL II TAHUN INI   BPBD SIAGAKAN SEJUMLAH PERSONEL UNTUK ANTISIPASI TERJADINYA BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI SELATAN JABAR   BPBD: SIAGA BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI SELATAN JABAR 27-28 FEBRUARI 2021    KETUA MPR BAMBANG SOESATYO AJAK GENERASI MUDA UNTUK MENEGAKKAN BENTENG IDEOLOGI BANGSA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TARGETKAN 578,8 KILOMETER JALUR SEPEDA DI JAKARTA SELESAI PADA 2030   WAKIL KETUA MPR JAZILUL FAWAID BERHARAP KEPALA DAERAH YANG BARU DILANTIK BUAT INOVASI HADAPI PANDEMI   KADIN KLAIM SEKITAR 7.000 PERUSAHAAN MENDAFTAR BERPARTISIPASI DALAM VAKSIN MANDIRI    PM SELANDIA BARU JACINDA ARDERN: “LOCKDOWN” DI AUCKLAND AKAN BERLANGSUNG MULAI BESOK SELAMA 7 HARI KE DEPAN   PM SELANDIA BARU JACINDA ARDERN KEMBALI “LOCKDOWN” KOTA AUCKLAND SETELAH TERDETEKSI SATU KASUS COVID-19    DINKES JATIM TARGETKAN VAKSINASI LANSIA MENCAPAI 3.000 ORANG SELAMA 2 HARI    ANGGOTA KOMISI IX DPR NETTY PRASETIYANI MINTA PEMERINTAH INFORMASIKAN JENIS-JENIS VAKSINASI COVID-19 MANDIRI   HINGGA 27 FEBRUARI 2021, KASUS COVID-19 DI INDONESIA CAPAI 1.329.074 ORANG, 1.136.054 SEMBUH, DAN 35.981 MENINGGAL DUNIA    SATGAS COVID-19: HINGGA 27 FEBRUARI 2021, ADA 1.616.165 TENAGA KESEHATAN YANG DISUNTIK VAKSIN DOSIS PERTAMA