Kompas TV nasional hukum

JPU Dakwa Sugi Nur Raharja Lakukan Ujaran Kebencian Terhadap NU

Selasa, 19 Januari 2021 | 18:41 WIB
jpu-dakwa-sugi-nur-raharja-lakukan-ujaran-kebencian-terhadap-nu
Sugi Nur Raharja atau Gus Nur bersama kuasa hukumnya usai sidang di Ruang Candra, PN Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (23/5/2019). (Sumber: TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jaksa mendakwa Sugi Nur Raharja melakukan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Dakwaan tersebut dikatakan Jaksa berdasarkan unggahan Sugi Nur Raharja di akun Youtube pada Oktober 2020.

Demikian Jaksa Penutut Umum dari Kejari Jakarta Selatan Didi mengatakan dalam sidang kasus dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa Sugi Nur Raharja yang digelar secara virtual.

“Bahwa terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA),” kata Didi di PN Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Pengacara Jelaskan Kronologi Penangkapan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur

Dalam sidang yang digelar dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa, terdakwa Sugi Nur Raharja menyatakan tidak akan mengajukan eksepsi. Hakim pun memutuskan persidangan akan dilanjutkan dengan agenda pembuktian hingga mendengar keterangan saksi, pekan depan.

Sugi Nur didakwa pasal 45A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Atau, Pasal 45 ayat (3) jo, pasal 27 ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:42
SEJAK JANUARI 2021, POLDA METRO JAYA MENERIMA 10 LAPORAN POLISI & MENETAPKAN 15 TERSANGKA KASUS EKSPLOITASI ANAK   KEMENTERIAN PPPA MENGAPRESIASI UPAYA POLDA METRO JAYA DALAM MENGUNGKAP KASUS EKSPLOITASI ANAK   NOVEL BASWEDAN BERHARAP KAPOLRI BARU BISA UNGKAP KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS TERHADAP DIRINYA   KOMPOLNAS DORONG POLISI PELAKU PENEMBAKAN DI CENGKARENG DIPIDANA DENGAN PASAL BERLAPIS   GUBERNUR ANIES BASWEDAN & RIDWAN KAMIL RAIH PENGHARGAAN TOKOH PEMBERDAYAAN 2020 DARI RUMAH ZAKAT   PEMDA YOGYAKARTA OPTIMISTIS SEKOLAH TATAP MUKA DAPAT DIGELAR PADA JULI 2021   PRESIDEN JOKOWI BERHARAP VAKSINASI COVID-19 KEPADA AWAK MEDIA DILAKSANAKAN DI SELURUH INDONESIA   PRESIDEN JOKOWI PANTAU KEGIATAN VAKSINASI COVID-19 TERHADAP AWAK MEDIA YANG BERLANGSUNG DI STADION GBK, JAKARTA   DIREKTUR ICJR ERASMUS NAPITUPULU MINTA PEMERINTAH PRIORITASKAN VAKSINASI PADA LAPAS DAN RUTAN YANG PADAT   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI SEBUT PIHAKNYA TELAH MELAKUKAN VAKSINASI COVID-19 TERHADAP 39 TAHANAN KASUS KORUPSI   WAPRES MA'RUF AMIN TARGETKAN SEBANYAK 1 JUTA WARGA DISUNTIK VAKSIN COVID-19 PER HARI   SATGAS COVID-19: 10 KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA MEMILIKI KASUS AKTIF COVID-19 TERTINGGI DI INDONESIA, SOLO PERTAMA   SATGAS COVID-19: HINGGA SAAT INI, 853.745 TENAGA KESEHATAN SUDAH DIVAKSINASI DOSIS KEDUA, 1.461.920 DOSIS PERTAMA   HINGGA 25 FEBRUARI 2021, KASUS COVID-19 DI INDONESIA MENCAPAI 1.314.634, 1.121.411 SEMBUH, DAN 35.518 MENINGGAL DUNIA