Kompas TV regional berita daerah

Warga Was-was Terjadi Banjir Susulan

Selasa, 19 Januari 2021 | 13:08 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Banjir yang merendam rumah warga RT 6 / RW 26 Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin (18/01/2021) siang, sudah surut. Sebagian warga memilih untuk melakukan bersih-bersih rumah, namun sebagian warga masih ada yang memilih untuk berada di posko pengungsian.

Warga mengaku masih merasa was-was jika terjadi banjir susulan. Warga berharap, relokasi atau perbaikan tanggul sungai segera dilakukan.

"Apanamanya lahannya masih, developernya ga bisa bayar, jadinya dilelang, udah lama sekali, harapannya mungkin tanggul diperhatikan, relokasi juga mungkin diperhatikan" ujar Suprihatin, warga sekitar.

Kepala Puskesmas Rowosari Mukti Setiawan mengatakan, pihaknya sudah membuka posko kesehatan sejak Minggu malam pasca banjir. Warga yang mengungsi langsung diberikan vitamin sebagai langkah pencegahan. Sementara itu, lima warga yang menjalani isolasi mandiri Covid-19, langsung dievakuasi ke rumah dinas Wali Kota Semarang, untuk mengantisipasi penularan. Dan sebagian warga korban banjir saat ini mulai mengeluhkan batuk.

"Sejak terjadinya banjir di Meteseh RW 26 ini, kemarin sore Puskesmas Rowosari langsung membuka posko kesehatan penanganan banjir ini. Karena ini kan masalahnya pandemi, kemudian di wilayah ini juga kemarin ada , sebenarnya kami isolasi mandiri di sini, karena terjadi rumahnya banjir kami amankan di rumah dinas atas perintah bapak wali kota, melalui Kepala Dinas Kesehatan dokter Hakam, sudah kami evakuasi tadi malam jam 21.00 WIB, satu keluarga lima orang" kata Mukti Setiawan, Kepala Puskesmas Rowosari.

Karena lokasi RT 6 / RW 26  berada paling rendah, membuat warga selalu was-was jika hujan masih terjadi, karena dimungkinkan banjir susulan akan terjadi.

#Banjir #PerumahanDinarIndah #KotaSemarang

 

 

Penulis : KompasTV Jateng


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:04
PRESIDEN AS JOE BIDEN AKAN HUKUM PIHAK YANG DIDUGA MELANGGAR HAM TERKAIT KASUS PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI TEGASKAN PIHAKNYA BEKERJA SESUAI PROSEDUR HUKUM YANG BERLAKU DALAM OTT 6 ORANG DI SULSEL   WAKIL KETUA MPR SYARIEF HASAN MINTA PEMERINTAH TINJAU ULANG SOAL IZIN INVESTASI MIRAS    BKPM BERENCANA MENGAJAK MUI UNTUK BERKOORDINASI TERKAIT PENERBITAN IZIN INVESTASI MIRAS DI DAERAH    POLISI TANGKAP 12 TERDUGA TERORIS DI SEJUMLAH WILAYAH DI JAWA TIMUR TERKAIT JARINGAN JAMAAH ISLAMIYAH   KETUM PBNU SAID AQIL SIROJ MINTA PEMERINTAH INSTRUKSIKAN KEPADA PNS HINGGA PEGAWAI BUMN MEMBAYAR ZAKAT 2,5%    PRESIDEN JOKOWI MINTA SEMUA JAJARAN NU BANTU PEMERINTAH DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19   PRESIDEN JOKOWI MENGHADIRI HARLAH NAHDLATUL ULAMA (NU) KE-98 SECARA VIRTUAL   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT PROGRAM PETANI MILENIAL DIMULAI PERTENGAHAN MARET 2021   GUNUNG MERAPI ERUPSI KEMBALI LUNCURKAN AWAN PANAS SEJAUH 1 KM PADA SABTU MALAM    POLDA METRO KLAIM KAMPUNG TANGGUH DI PASEBAN, SENEN, JAKPUS, MAMPU TEKAN PENYEBARAN COVID-19    KEMENKES: VAKSINASI GOTONG ROYONG HANYA DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN ATAU BADAN USAHA KEPADA KARYAWAN   JUBIR VAKSINASI COVID-19 TEGASKAN TAK ADA MEKANISME VAKSINASI MANDIRI BAGI INDIVIDU ATAU BELI SECARA PERORANGAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN TARGETKAN 38 JUTA ORANG SUDAH DIVAKSIN COVID-19 PADA AKHIR JUNI 2021