Kompas TV internasional kompas dunia

Layanan Publik Buruk, Terjadi Unjuk Rasa Hingga Kerusuhan di Tunisia

Senin, 18 Januari 2021 | 23:25 WIB

KOMPAS.TV - Sejumlah pengunjuk rasa di Kasserine, Tunisia, bentrok dengan polisi. Unjuk rasa yang sudah berlangsung selama tiga hari ini berakhir dengan kerusuhan.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa di Kota Kasserine ini. Sementara pengunjuk rasa melempari polisi dengan batu.

Unjuk rasa atau demo ini terjadi karena pemerintah disebut tidak bisa memberikan layanan publik yang baik karena krisis ekonomi.

Unjuk rasa yang terjadi sejak 16 Januari 2021 ini diwarnai pula dengan penjarahan toko-toko.

Selain di Kasserine, unjuk rasa juga terjadi di ibu kota Tunisia, Tunis, juga kota-kota lain.

Baca Juga: Jelang Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris, Pengamanan Washington DC Diperketat

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Penulis : Christandi Dimas


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:48
KAROPENMAS HUMAS POLRI: 59 DARI 62 KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 TELAH TERIDENTIFIKASI   TIM DVI POLRI BERHASIL MENGIDENTIFIKASI SATU LAGI KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   KEMENTERIAN PUPR GENCARKAN GERAKAN BANGUN RUMAH SUBSIDI BERKUALITAS   WAMENKES: VAKSIN SINOVAC YANG BARU TIBA DIPERUNTUKKAN BAGI PELAYAN PUBLIK DAN LANSIA   KETUA SATGAS DONI MONARDO OPTIMISTIS PANDEMI COVID-19 BISA TERKENDALI PADA 17 AGUSTUS 2021   KETUA SATGAS DONI MONARDO: MAYORITAS KASUS KEMATIAN COVID-19 BERASAL DARI PENDERITA KOMORBID   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH LINDUNGI PELAKU BUDAYA DAN PARIWISATA DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19   KPK DALAMI DUGAAN KORUPSI GUBERNUR SULSEL NURDIN ABDULLAH MENGALIR KE DANA KAMPANYE PILKADA   MENSOS TRI RISMAHARINI KUKUHKAN PENGURUS NASIONAL KARANG TARUNA NASIONAL PERIODE 2020-2025   PEMKAB BULELENG, BALI, TARGETKAN PEMBERIAN VAKSIN KEPADA 7.500 ORANG, TERMASUK ASN DAN TNI-POLRI   WAKIL MENTERI KESEHATAN SEBUT SEMUA VAKSIN YANG DIPESAN PEMERINTAH AKAN PENUHI VAKSINASI 186 JUTA RAKYAT INDONESIA   WAKIL MENTERI KESEHATAN: SELAIN DARI SINOVAC, PEMERINTAH MASIH TUNGGU VAKSIN DARI PFIZER, ASTRAZENECA, DAN NOVAVAX   SAAT INI SUDAH 38 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 YANG DITERIMA PEMERINTAH RI DARI PEMESANAN 185 JUTA DOSIS VAKSIN SINOVAC   PEMAKAMAN JENAZAH COVID-19 DI TPU BAMBU APUS SAAT INI CAPAI 1.150 PETAK, DARI 1.200 PETAK MAKAM YANG TERSEDIA