Kompas TV internasional kompas dunia

WHO Sarankan Bukti Vaksinasi Covid-19 Tidak Menjadi Syarat Perjalanan Internasional

Sabtu, 16 Januari 2021 | 21:42 WIB
who-sarankan-bukti-vaksinasi-covid-19-tidak-menjadi-syarat-perjalanan-internasional
Seorang penumpang menunjukkan catatan perjalanan terverifikasi setibanya di Bandara Internasional Meilan di Haikou, ibu kota Provinsi Hainan, China selatan, pada 11 Januari 2021. (Sumber: Xinhua/Pu Xiaoxu)

JENEWA, KOMPAS TV - Komite Darurat Organisasi Kesehatan Dunia WHO yang memimpin penanganan Covid-19 pada Jumat (15/01/2021) waktu Jenewa menyarankan kepada negara-negara untuk tidak mewajibkan bukti vaksinasi atau imunitas sebagai syarat masuk perjalanan internasional, demikian dilansir Xinhua.

Anjuran itu dikeluarkan atas dasar "masih ada hal-hal yang belum diketahui yang sifatnya krusial terkait kemanjuran vaksinasi dalam mengurangi penularan" dan juga atas dasar alasan ketersediaan vaksin saat ini masih sangat terbatas, kata komite itu melalui pernyataan dalam pertemuan keenamnya pada Kamis (14/01/2021).

Komite tersebut sepakat bahwa pandemi Covid-19 masih berstatus darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (public health emergency of international concern/PHEIC).

Baca Juga: Wacana Sertifikat Vaksinasi Corona Dinilai Epidemiolog Berbahaya

Sementara itu, pihak komite mengatakan WHO harus segera mengembangkan dan mengumumkan posisi kebijakannya kepada publik terkait persyaratan bukti vaksinasi COVID-19 untuk para pelancong internasional.

WHO harus mengkoordinasikan pengaturan standar untuk dokumentasi digital status vaksinasi COVID-19, tambah komite tersebut.

Mengenai varian virus SARS-CoV-2 , komite WHO itu menyerukan peningkatan kapasitas di seluruh dunia untuk pengurutan genetik atau genetic sequencing, serta mendorong negara-negara untuk saling berbagi data dan melakukan kerja sama ilmiah yang lebih besar guna mengatasi hal-hal yang belum diketahui yang sifatnya krusial tersebut.

Komite itu juga mendesak WHO mengembangkan sistem terstandardisasi untuk penamaan varian baru yang menghindari penanda geografis.

Baca Juga: DPR Kritik Wacana Menkes Budi soal Sertifikat Vaksin Bisa Gantikan Swab Test untuk Jalan-jalan

Sembari menyerukan akses yang adil terhadap vaksin COVID-19 melalui COVAX, sebuah inisiatif internasional yang dipimpin WHO untuk vaksin COVID-19, komite tersebut sangat mendorong para produsen vaksin untuk segera memberikan data keamanan dan kemanjuran kepada WHO untuk daftar penggunaan darurat.

Penulis : Edwin Shri Bimo

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19