Kompas TV regional hukum

Terdakwa Mutilasi di Bekasi Divonis 7 Tahun Penjara, Ini Hal yang Memberatkan Putusan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 18:23 WIB
terdakwa-mutilasi-di-bekasi-divonis-7-tahun-penjara-ini-hal-yang-memberatkan-putusan
Rekonstruksi kasus mutilasi yang dilakukan remaja berinisial A di rumah tersangka di kawasan Jakasampurna, Kota Bekasi, Rabu (16/12/2020) (Sumber: KOMPAS.COM/WALDA MARISON)

BEKASI, KOMPAS.TV – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bekasi menjatuhkan vonis 7 tahun penjara terhadap A (17), terdakwa kasus pembunuhan dan mutilasi beberapa waktu lalu.

A membunuh temannya DS (24) di rumahnya pada 17 Desember 2020 tidak mengajukan banding terhadap vonis yang diberiakan.

Majelis hakim menyatakan A terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana. Vonis ini dibacakan majelis hakim PN Bekasi pada Kamis, (14/1/2021).

Baca Juga: Pelaku Mutilasi Bunuh Korban karena Benci Sering Diajak Berhubungan Sesama Jenis

Kauasa hukum tersangka, Maryani menjelaskan hal yang memperberat putusan yakni pertimbangan hakim bahwa tindakan kliennya direncanakan serta melakukan mutilasi terhadap korban.

"Yang memperberat atas putusan hakim, yakni aksi terdakwa direncanakan dan adanya mutilasi," ujar Maryan, saat dikonfirmasi, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (16/1/2021).

Maryani menjelaskan dalam hal yang meringankan kliennya dinilai kooperatif dan keterangannya di persidangan konsisten. Selain itu, terdakwa masih di bawah umur dan juga berstatus korban sodomi.

Penulis : Johannes Mangihot




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:06
KBRI YANGON SIAGA II SEIRING MENINGKATNYA AKSI KEKERASAN DI MYANMAR   LEBIH DARI 18.000 GEMPA BUMI TELAH MENGGUNCANG DI WILAYAH BARAT DAYA ISLANDIA DALAM SEPEKAN TERAKHIR   ARAB SAUDI HANCURKAN "DRONE" BERSENJATA KIRIMAN PEMBERONTAK HOUTHI   SEBANYAK 900 PEDAGANG DARI 5 PASAR TRADISIONAL DI MAGELANG SIAP DIVKASIN   PEDAGANG PASAR INDUK KRAMATJATI, JAKTIM, TUNGGU KEPASTIAN JADWAL VAKSINASI COVID-19   KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN MANTAN MENSOS JULIARI BATUBARA   WAGUB RIAU EDY NATAR NASUTION SEBUT KEBAKARAN HUTAN DIDUGA ULAH BANDAR NARKOBA   WALI KOTA SOLO GIBRAN RAKABUMING RAKA MINTA ORANGTUA KAWAL ANAK SAAT SEKOLAH DIBUKA KEMBALI JULI 2021   WALI KOTA TANGERANG ARIEF R WISMANSYAH BELUM YAKIN WILAYAHNYA DAPAT MENGGELAR PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JULI 2021   KEMENKES TELAH MELAKUKAN "TRACING" KONTAK ERAT PASIEN KORONA B117 DI BREBES, JATENG   DINSOS DKI: BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) UNTUK WARGA TERDAMPAK COVID-19 CAIR PADA MINGGU KEDUA MARET 2021   MENTERI BUMN ERICK THOHIR AKAN LAKUKAN SWASTANISASI BUMN YANG PENDAPATANNYA DI BAWAH RP 50 M   POLDA RIAU TANGKAP 5 PELAKU PENYELUNDUPAN 40 KG SABU DAN 50.000 PIL EKSTASI DARI MALAYSIA   SBY SEBUT MOELDOKO TEGA DAN BERDARAH DINGIN MELAKUKAN KUDETA TERHADAP PARTAI DEMOKRAT