Kompas TV nasional berita utama

Utang Capai Rp 6.000 Triliun, Pemerintah Mau Berutang Rp 1.600 Triliun Lagi

Sabtu, 16 Januari 2021 | 14:27 WIB
utang-capai-rp-6-000-triliun-pemerintah-mau-berutang-rp-1-600-triliun-lagi
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan keterangan pers usai hadiri KTT G20 di Istana Bogor secara daring. Pemerintah diproyeksikan membutuhkan utang Rp 1.654 triliun pada 2021. (Sumber: Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hingga akhir Desember 2020 utang pemerintah kini melonjak signifikan menjadi Rp 6.000 triliun. Namun, pemerintah masih akan berutang Rp 1.654,92 triliun lagi pada 2021.

Dikutip dari kompas.id, pemerintah membutuhkan utang sebesar itu untuk menutupi defisit anggaran dan membayar utang jatuh tempo.

Perlu diketahui, defisit APBN sampai akhir Desember 2020 mencapai Rp 956,30 triliun.

Sebelumnya, sepanjang 2020 pemerintah telah menambah utang hingga Rp 1.295,28 triliun. Utang pemerintah saat itu bertambah hingga 27,1 persen menjadi Rp 6074,56 triliun.

Mengutip laporan APBN KiTa, rasio utang pemerintah setara 36,68 persen Produk Domestik Bruto (PDB).

"Komposisi utang Pemerintah tetap dijaga dalam batas tertentu sebagai pengendalian risiko sekaligus menjaga keseimbangan makro ekonomi, di mana UU No. 17/2003 mengatur batasan maksimal rasio utang Pemerintah adalah 60%," tulis laporan APBN KiTa Januari 2021.

Kementerian Keuangan sendiri menyebut, tambahan utang signifikan tahun lalu disebabkan resesi ekonomi karena Covid-19. Pemerintah juga mengklaim, anggaran tahun lalu mendapat tambahan beban pembiayaan untuk pemulihan ekonomi nasional dan penanganan masalah kesehatan.

Penulis : Ahmad Zuhad




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:49
MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: KEMISKINAN DI TANAH AIR HARUS SEGERA DITANGANI UNTUK ATASI MASALAH "STUNTING"   KEMENTERIAN PPPA SEBUT PENURUNAN ANGKA "STUNTING" MENCEGAH TERJADINYA PERKAWINAN ANAK   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA PEMPROV JAWA TIMUR SEGERA PENUHI FASILITAS YANG DIBUTUHKAN DI KAWASAN INDUSTRI HALAL   WAPRES MA'RUF AMIN BERHARAP PEMPROV JAWA TIMUR AKTIF MEMPROMOSIKAN KAWASAN INDUSTRI HALAL DI SIDOARJO   INDONESIA DAN SINGAPURA MEMBANGUN KAWASAN EKONOMI DIGITAL DAN TEKNOLOGI DI BATAM   KPK SELIDIKI KASUS DUGAAN SUAP TERKAIT PAJAK DI DJP KEMENKEU YANG DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR RUPIAH   KEJAGUNG PERIKSA TIGA SAKSI ATAS KASUS DUGAAN KORUPSI PENGELOLAAN KEUANGAN & DANA INVESTASI DI BPJS KETENAGAKERJAAN   KPK SEBUT PENGGANTI POSISI DEWAN PENGAWAS YANG DITINGGALKAN ARTIDJO ALKOSTAR AKAN DITENTUKAN PRESIDEN JOKOWI   KEJAKSAAN AGUNG PERIKSA TUJUH ORANG SAKSI TERKAIT PERKARA DUGAAN KORUPSI DI PT ASABRI   HARI INI, MENKES BUDI GUNADI SADIKIN MENINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 BAGI ULAMA, PIMPINAN, DAN PENGURUS MUI   SATGAS: SAAT INI SEJUMLAH DAERAH DI PULAU JAWA DAN BALI SEDANG MELAKUKAN PROSES INTEGRASI DATA COVID-19   SATGAS COVID-19 AKAN EVALUASI DAN PANTAU PENJAGAAN DI PINTU MASUK INDONESIA, MENYUSUL MUTASI VIRUS KORONA B.1.1.7   HINGGA 3 MARET 2021, PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT WISMA ATLET KEMAYORAN MENCAPAI 4.621 ORANG   DINKES DKI SEBUT HINGGA SAAT INI, 63 PERSEN TEMPAT TIDUR ISOLASI PASIEN COVID-19 DI JAKARTA TELAH TERISI