Kompas TV nasional update corona

Sudah Perintah Presiden, Vaksinasi Covid-19 Harus Tuntas Sebelum Akhir 2021

Sabtu, 16 Januari 2021 | 05:53 WIB
sudah-perintah-presiden-vaksinasi-covid-19-harus-tuntas-sebelum-akhir-2021
Dokter Abdul Mutalib sempat gemetar saat suntik Presiden Jokowi. Presiden menyebut, dirinya telah meminta agar vaksinasi dipercepat dan selesai dalam waktu satu tahun, "Saya juga telah memerintahkan agar proses vaksinasi pada kurang lebih 181,5 juta rakyat Indonesia bisa diselesaikan sebelum akhir tahun 2021 ini," kata Jokowi (Sumber: ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Seperti banyak negara lain, Indonesia memulai program vaksinasi Covid-19 sejak Rabu (13/01/2021) kemarin. Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin yang kini berlanjut ke berbagai provinsi di Tanah Air. 

Presiden menyebut, dirinya telah meminta agar vaksinasi dipercepat dan selesai dalam waktu satu tahun, "Saya juga telah memerintahkan agar proses vaksinasi pada kurang lebih 181,5 juta rakyat Indonesia bisa diselesaikan sebelum akhir tahun 2021 ini," kata Jokowi saat membuka acara pertemuan industri jasa keuangan 2021, Jumat (15/01/2021) seperti dilansir Kompas.com

Presiden mengatakan, pada 13 Januari lalu tak seorang diri menerima vaksinasi, karena ada sejumlah pihak yang ikut berpartisipasi, mulai dari kalangan pejabat, tokoh agama, hingga pedagang.

Baca Juga: Presiden dan Kepala Daerah Terima Vaksin Covid-19, Jokowi: Vaksinasi Lanjut ke Seluruh Indonesia

Vaksinasi itu berlanjut ke 26 provinsi sehari setelahnya pada 14 Januari, dan pada 15 Januari, vaksinasi dilanjutkan ke delapan provinsi di Tanah Air.

Jokowi memastikan pemerintah telah mengamankan stok vaksin Covid-19 hingga 426 juta dosis, yang berasal dari 4 perusahaan dari negara berbeda.

Targetnya, pada Januari ini vaksinasi dapat dilakukan bagi 3 juta rakyat. Kemudian pada Febuari rencananya penyuntikan dilakukan kepada 4,7 juta masyarakat.

Penulis : Edwin Shri Bimo


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:28
BAHAS PERUBAHAN IKLIM, MENKO MARVES LUHUT PANDJAITAN GELAR PERTEMUAN VIRTUAL DENGAN UTUSAN KHUSUS PRESIDEN AS   KSAD JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA MENAIKKAN PANGKAT 12 PERWIRA TINGGI TNI AD    BOBBY AFIF NASUTION DAN AULIA RACHMAN RESMI MENJABAT SEBAGAI WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA MEDAN, SUMUT    MENKO PMK BERHARAP VAKSINASI COVID-19 TERHADAP PARA ATLET DAPAT MENGAKTIFKAN KEMBALI KEGIATAN OLAHRAGA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY OPTIMISTIS PENERAPAN PPKM MIKRO MAMPU PERCEPAT PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA    BANK INDONESIA OPTIMISTIS EKONOMI DOMESTIK PULIH SECARA BERTAHAP   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR KLAIM VAKSINASI DI LINGKUNGAN DPR TAK TERTUTUP MELAINKAN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   KADIN DKI BERHARAP DENGAN ADANYA VAKSINASI MANDIRI DAPAT MEMPERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI DAN AKTIVITAS DUNIA USAHA    KETUA DPD HIPPI DKI MENYAMBUT BAIK KEPUTUSAN PEMERINTAH YANG MENERBITKAN ATURAN MENGENAI VAKSINASI MANDIRI   SYARAT BAWA HASIL TES USAP DI BANDARA SUPADIO PONTIANAK KEMBALI DIPERPANJANG HINGGA LIBUR HARI RAYA IDUL FITRI   HINGGA 26 FEBRUARI 2021, KASUS COVID-19 DI INDONESIA CAPAI 1.322.866 ORANG, 1.128.672 SEMBUH, DAN 35.786 MENINGGAL DUNIA   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 3.292: 2.368 SEMBUH, 171 MENINGGAL DUNIA, DAN 753 DALAM PERAWATAN    SATGAS COVID-19: HINGGA 26 FEBRUARI 2021, SEBANYAK 1.583.581 TENAGA KESEHATAN SUDAH MENJALANI VAKSINASI   SATGAS COVID-19: PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO PERLU DILAKUKAN HINGGA LEVEL KOMUNITAS TERKECIL YAKNI RT, RW, DAN DESA