Kompas TV regional berita daerah

Laporan Banjir di Tanah Laut : Warga Desa Benua Raya Mengungsi

Kamis, 14 Januari 2021 | 21:54 WIB

KABUPATEN TANAH LAUT, KOMPAS.TV - Banjir yang terjadi di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan menjadi yang terparah sejak tahun 1971 menurut keterangan relawan dan warga setempat.

Pasalnya pada bencana banjir kali ini, selain berlangsung cukup lama, air juga menggenang lebih tinggi dari ketinggian air saat banjir sebelumnya di Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-bati.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Kawasan Perumahan di Kota Banjarmasin Terendam Banjir

Berdasarkan pantauan tim Jurnalis Kompas.tv saat meliput kondisi terkini banjir di desa yang menjadi perlintasan menuju dan dari Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut pada Rabu petang (13/1/2021), debit air masih cukup tinggi.

Bahkan kondisi semakin tidak kondusif dengan turunnya hujang meski dalam intensitas sedang disertai angin kencang namun berlangsung sepanjang hari.

Ketinggian banjir di Desa Benua Raya cukup bervariasi tergantung pada posisi atau lokasi berdiri.

Jika melintasi jalan raya, maka ketinggian air diperkirakan mencapai sekitar 30 cm atau setinggi lutut orang dewasa.

Namun ketika beranjak menuju perumahan warga, air merendam cukup tinggi mengingat dataran yang dipijak juga lebih rendah, yaitu ketinggian banjir mencapai 70 cm.

Baca Juga: Warga Sebut Banjir di Desa Benua Raya Kali ini Terparah, Air Diprediksi Masih Meninggi

Cuaca yang kian memburuk dan sulitnya mendapat bantuan, membuat sejumlah warga yang semula memilih bertahan di rumah, mulai mengungsi ke tempat pengungsian atau ke rumah kerabat.

Tak sedikit warga yang terpaksa mengangkut barang-barangnya dan pergi menggunakan sampan atau perahu jukung melintasi banjir.

Sebuah truk juga tampak disediakan melayani warga yang ingin mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Sementara, bantuan masih terus diterima sejumlah pihak, baik dari pemerintahan maupun swasta.

begitupun dapur umum yang telah beroperasi.

Penulis : KompasTV Banjarmasin


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Jujur Membawa Ketenangan Jiwa

Rabu, 20 Januari 2021 | 20:27 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:32
GABUNGAN INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR INDONESIA (GAIKINDO): EKSPOR BUATAN MOBIL INDONESIA ANJLOK 30 PERSEN DI 2020   SEBANYAK 10 PENDAKI GUNUNG DEMPO MASUK DALAM DAFTAR HITAM KARENA MENGAMBIL KAYU PANJANG UMUR (CANTIGI)   MENTERI BUMN ERICK THOHIR TELAH MENEMUI KPK DAN BPK UNTUK BAHAS VAKSIN COVID-19 MANDIRI ATAU BERBAYAR   KCI: DALAM MASA UJI COBA TERBUKA MULAI 1-7 FEBRUARI 2021, CALON PENUMPANG KRL YOGYAKARTA-SOLO HANYA BAYAR TIKET RP 1   MULAI 1 FEBRUARI 2021, KCI UJI COBA KRL YOGYAKARTA-SOLO DENGAN PENUMPANG TERBATAS BAGI MASYARAKAT UMUM   BASARNAS PASTIKAN TANDA SOS DI PULAU LAKI, KEPULAUAN SERIBU, HOAKS   BADAN PUSAT STATISTIK MENYATAKAN TERDAPAT 1,8 JUTA TENAGA KERJA DI INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERDAMPAK PANDEMI   DIREKTUR EKSEKUTIF CORE INDONESIA M FAISAL: PELAKU INDUSTRI MANUFAKTUR TERUS MENURUN SELAMA PANDEMI   LIMA KECAMATAN DI KABUPATEN SEMARANG, JAWA TENGAH, MASUK ZONA MERAH PENYEBARAN COVID-19   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN SUDAH MEMINTA PEMERINTAH MENGAMBIL ALIH KOORDINASI PENANGANAN COVID-19 DI JABODETABEK    JELANG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA, SEBANYAK 37 GURU DI PADANG PANJANG, SUMBAR, POSITIF COVID-19   MENSOS TRI RISMAHARINI SEBUT WARGA KORBAN LONGSOR DI MANADO , SULAWESI UTARA, AKAN DIRELOKASI KE RUSUN   MENTERI LHK KLAIM HULU DAERAH ALIRAN SUNGAI BARITO WILAYAH KALIMANTAN SECARA KESELURUHAN MASIH TERJAGA BAIK   LAYANI KEBUTUHAN MAKANAN KORBAN BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN, MARINIR TNI AL DIRIKAN DAPUR LAPANGAN