Kompas TV regional berita daerah

Data Covid-19 Kota Malang 14 Januari 2021

Kamis, 14 Januari 2021 | 20:25 WIB

MALANG-KOMPAS.TV-Data Satgas Covid-19 Kota Malang menunjukkan per Kamis 14 Januari 2021, tercatat ada 4.440 pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Malang.

Jumlah ini bertambah 49 orang.

Sementara itu untuk pasien sembuh bertambah 37 orang, menjadi 3.699 pasien sembuh.

Sedangkan untuk pasien meninggal, ada tambahan 5 orang.

Untuk pasien yang menjalani isolasi di RS sendiri total sebanyak 378 orang.

Sedangkan isolasi mandiri sebanyak 150 orang.

#viruscorona #pasiencovid

Penulis : KompasTV Malang


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:54
PENCOPOTAN 12 ANGGOTA GARDA NASIONAL DARI TIM KEAMANAN BIDEN KARENA BERPOTENSI MEMILIKI PAHAM EKSTREMIS   SEBANYAK 12 ANGGOTA GARDA NASIONAL DICOPOT DARI TIM KEAMANAN PELANTIKAN PRESIDEN TERPILIH AS   MENLU AS MIKE POMPEO SEBUT TIONGKOK TELAH MELAKUKAN GENOSIDA TERHADAP ETNIK UIGHUR DI XINJIANG   LIGA 1 DAN LIGA 2 2020 DIBATALKAN KARENA PANDEMI KORONA   BNPB: JALUR MENUJU 5 DESA DI KECAMATAN ULUMANDA, SULBAR, SUDAH BISA DILALUI KENDARAAN RODA DUA   BASARNAS PASTIKAN TANDA SOS DI PULAU LAKI, KEPULAUAN SERIBU, ADALAH HOAKS   KEMENDIKBUD: 30 RIBUAN SEKOLAH BELAJAR TATAP MUKA SAAT PANDEMI PER 14 JANUARI 2021   SEBANYAK 686 PENGUNGSI GEMPA DI MAJENE DAN MAMUJU, SULBAR, DIEVAKUASI KE KOTA MAKASSAR, SULAWESI SELATAN   KPU CIANJUR TUNDA PLENO PENETAPAN BUPATI TERPILIH   ASOSIASI PEDAGANG DAGING INDONESIA (APDI) SEBUT PEMERINTAH AKAN MENGIMPOR DAGING SAPI DARI AUSTRALIA DAN MEKSIKO   KEMENDAG PATOK HARGA DAGING SAPI PALING MAHAL RP 130.000 PER KG   PROTES LONJAKAN HARGA DAGING SAPI DI RPH, PEDAGANG DAGING SAPI DI JABODETABEK MOGOK JUALAN   BMKG: SAAT INI SEBAGIAN BESAR WILAYAH INDONESIA MEMASUKI PUNCAK MUSIM HUJAN, WASPADA CUACA EKSTREM   PRESIDEN JOKOWI PERBOLEHKAN PENAMAAN PULAU, GUNUNG, DAN SUNGAI MENGGUNAKAN BAHASA ASING