Kompas TV regional berita daerah

Anggota TNI dan Relawan Berupaya Evakuasi Nenek Korban Banjir di Bati-Bati

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:18 WIB

KABUPATEN TANAH LAUT, KOMPAS.TV - Tingginya air yang merendam Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, membuat petugas dari TNI dan relawan berupaya membujuk warga yang masih bertahan di rumah untuk mengungsi.
 
Hal tersebut mengingat kekhawatiran akan munculnya penyakit dan meningginya debit air yang kian merendam rumah warga.
 
Seperti dilakukan anggota TNI dari Kodim 1009/ Pelaihari yang berupaya membujuk nenek Asyiah yang memilih tetap bertahan di rumahnya.

Baca Juga: Banjir di Desa Benua Raya Kabupaten Tanah Laut, Warga Pilih Mengungsi Akibat Air Semakin Tinggi
 
Meski air menggenang hingga sepinggang orang dewasa di dalam rumah, nenek Asyiah memilih bertahan untuk mengamankan barang-barang berharga di dalam rumah.

"Mau mengamankan barang-barang, karena airnya kembali meninggi jadi kepikiran, Saya kembali untuk memastikan barang-barang tidak hanyut," ucap Asyiah.

Anggota dari Koramil Bati-Bati, Kodim 1009/ Pelaihari, Serda Jumiatnor mengatakan telah beberapa hari berupaya membujuk Asyiah agar dapat dievakuasi.
 

"Kita sudah berkali-kali meminta sang nenek untuk mau dievakuasi ke rumah anaknya yang lebih tinggi, tapi sepertinya karena ini air makin tinggi nenek sudah mau," terang Serda Jumiatnor.
 

Baca Juga: Diterjang Banjir, Pembudidaya Ikan Alami Kerugian Hingga Ratusan Juta Rupiah


Setelah dibujuk, nampaknya sang nenek tetap memilih bertahan di rumah karena mengaku belum selesai merapikan preabot.

Namun Asyiah berjanji akan segera meninggalkan lokasi dan mengungsi setelah memastikan seluruh perabot dan benda berharga di rumah diamankan.

Sebelum meninggalkan lokasi, Anggota TNI dan Relawan mencarikan makanan untuk nenek yang mengaku belum makan siang.

Penulis : KompasTV Banjarmasin


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:25
17 ANGGOTA TIM POSITIF COVID-19, BENFICA MINTA DEPARTEMEN KESEHATAN TUNDA JADWAL PERTANDINGAN SELAMA DUA PEKAN   KLUB SEPAK BOLA PORTUGAL BENFICA UMUMKAN 17 KASUS POSITIF COVID-19 DALAM JAJARAN PEMAIN, PELATIH, DAN OFISIALNYA   ATALANTA GAGAL MENEMBUS 5 BESAR KLASEMEN SEMENTARA SEUSAI BERMAIN IMBANG 1-1 LAWAN UDINESE   MANCHESTER CITY BERHASIL GESER POSISI LEICESTER CITY DI PUNCAK KLASEMEN SEMENTARA SEUSAI BUNGKAM ASTON VILLA 2-0   HARI INI KRISTEN GRAY, WARGA AS YANG MEMBUAT KONTEN DI MEDSOS YANG MERESAHKAN MASYARAKAT, DIDEPORTASI DARI BALI   RATUSAN PENGUNGSI BANJIR DI MASJID AL KAROMAH DI MARTAPURA, KALIMANTAN SELATAN, MULAI MENGELUH SAKIT   HARI INI MENJADI HARI TERAKHIR PERPANJANGAN KEDUA MASA OPERASI PENCARIAN PESAWAT SRIWIJAYA SJ-182   SIANG INI KOMISI III DPR BERENCANA GELAR RAPAT PARIPURNA MENYETUJUI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI BARU   MESKI TRUMP SUDAH TAK JADI PRESIDEN, SENAT AS MASIH AKAN GELAR SIDANG DAKWAAN PEMAKZULAN YANG DIAJUKAN DEMOKRAT DI DPR   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BENARKAN SANKSI DENDA PROGRESIF BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI JAKARTA DIHAPUS   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, HAMPIR PENUH, TERSISA SEKITAR 60 LIANG UNTUK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19   KETUA PMI JATENG: SEBANYAK 871 PENYINTAS COVID-19 DI JAWA TENGAH DONORKAN PLASMA KONVALESEN   SATGAS COVID-19 SEBUT KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT DI PULAU JAWA MENCAPAI LEBIH DARI 70 PERSEN   BANJIR BANDANG PUNCAK, BOGOR, MENKO PMK MINTA PT PTPN RELOKASI PERMUKIMAN KARYAWAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA