Kompas TV internasional kompas dunia

Trump Dimakzulkan Lagi! Pertama Kali Dalam Sejarah AS Presiden Dimakzulkan Dua Kali

Kamis, 14 Januari 2021 | 06:15 WIB
trump-dimakzulkan-lagi-pertama-kali-dalam-sejarah-as-presiden-dimakzulkan-dua-kali
Ketua Parlemen AS Nancy Pelosi memimpin pemilihan akhir yang memutuskan memakzulkan Presiden AS Donald Trump, Rabu, 13 Januari 2021. (Sumber: Associated Press)

WASHINGTON, KOMPAS.TV – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dimakzulkan oleh parlemen AS untuk kedua kalinya pada Rabu (13/1/2021). Ia didakwa dengan tuduhan hasutan pemberontakan atas pengepungan massa di Gedung Capitol dalam hari-hari terakhirnya menjabat sebagai Presiden AS.

Parlemen AS memilih sebanyak 232 suara melawan 197 suara untuk mendakwa Trump. Proses persidangan berjalan secepat kilat, dengan anggota parlemen memberikan suara hanya satu minggu setelah loyalis Trump menyerbu Gedung Capitol AS. Penyerbuan Gedung Capitol dilakukan setelah Trump menyerukan mereka untuk "berjuang mati-matian" melawan hasil pemilu.

Baca Juga: DPR AS Akan Lakukan Sidang Pemakzulan untuk Trump dengan Dakwaan Hasutan Pemberontakan

"Presiden Amerika Serikat menghasut pemberontakan ini, pemberontakan bersenjata melawan negara kita bersama," kata Ketua DPR Nancy Pelosi di Gedung Parlemen sebelum pemungutan suara. "Dia harus pergi. Dia jelas dan menghadirkan bahaya bagi bangsa yang kita cintai," ujarnya seperti dikutip dari Reuters.

Namun demikian, tampaknya tidak mungkin bahwa pemakzulan yang cepat akan mengarah pada penggulingan Trump sebelum masa jabatannya berakhir dan sebelum Joe Biden dilantik sebagai Presiden pada 20 Januari mendatang.

Pemimpin mayoritas Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell, juga menolak seruan Partai Demokrat untuk mengumpulkan Senat dalam sesi darurat untuk memulai persidangan pemakzulan dengan segera, menurut seorang juru bicara seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Parlemen Amerika Pertimbangkan Pemakzulan Trump Pada Hari Rabu

Penulis : Tussie Ayu


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:56
17 ANGGOTA TIM POSITIF COVID-19, BENFICA MINTA DEPARTEMEN KESEHATAN TUNDA JADWAL PERTANDINGAN SELAMA DUA PEKAN   ANGGOTA BALEG DPR SODIK MUDJAHID: KPU, BAWASLU, DAN DKPP PERLU PENGUATAN UNTUK DUKUNG PENEGAKAN DEMOKRASI   GABUNGAN PENGUSAHA MAKANAN DAN MINUMAN: PENJUALAN PRODUK MAKANAN & MINUMAN KEMASAN ANJLOK 40 PERSEN DI MASA PSBB   KETUA PMI JUSUF KALLA: PENYEDIAAN AIR BERSIH SALAH SATU PRIORITAS PMI PADA SETIAP KEJADIAN BENCANA   PMI SALURKAN 25.000 LITER AIR BERSIH KE SULAWESI BARAT DAN KALIMANTAN SELATAN SETIAP HARI   LAPAN SEBUT FENOMENA PUSARAN ANGIN YANG TERJADI DI WADUK GAJAH MUNGKUR BUKAN PUTING BELIUNG, MELAINKAN TORNADO   KURANGI KEPADATAN JALAN, PEMKOT TANGERANG AKAN BERLAKUKAN SISTEM "LOOPING" DI SIMPANG TIGA GONDRONG   DINKES SULAWESI SELATAN SIAP BANTU TENAGA LAB DI SULBAR UNTUK IDENTIFIKASI PASIEN COVID-19   PASIEN TERUS BERTAMBAH, RSUD CARUBAN JADIKAN BANGSAL ORANG SAKIT JIWA RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BENARKAN SANKSI DENDA PROGRESIF BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI JAKARTA DIHAPUS   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, HAMPIR PENUH, TERSISA SEKITAR 60 LIANG UNTUK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19   KETUA PMI JATENG: SEBANYAK 871 PENYINTAS COVID-19 DI JAWA TENGAH DONORKAN PLASMA KONVALESEN   SATGAS COVID-19 SEBUT KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT DI PULAU JAWA MENCAPAI LEBIH DARI 70 PERSEN   BANJIR BANDANG PUNCAK, BOGOR, MENKO PMK MINTA PT PTPN RELOKASI PERMUKIMAN KARYAWAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA