Kompas TV nasional viral

Viral! Sekeluarga Makan di Rumah Orang, Awalnya Dikira Warung

Minggu, 10 Januari 2021 | 12:45 WIB
viral-sekeluarga-makan-di-rumah-orang-awalnya-dikira-warung
Sekeluarga menikmati hidangan di salah satu rumah yang disangkanya warung. (Sumber: FACEBOOK/AZAM MAHAT)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengalaman unik saat liburan dialami oleh sebuah keluarga saat menghabiskan waktu makan siang bersama. Sebuah keluarga di Malaysia mulanya mengira makan di sebuah warung makan.

Tergiur dengan suasananya yang ramai, keluarga itu tak menyangka jika tempat makan mereka ternyata adalah rumah warga yang sedang mengadakan acara kenduri.

Pengalaman tersebut diunggah oleh sang ayah ke laman Facebook-nya Azam Mahat. Cerita bermula ketika seorang pria bernama Azam Mahat dan keluarganya berlibur di Pantai Timur, Kelantan, Malaysia, untuk merayakan Tahun Baru.

Sebelum ke Pantai Timur, Azam beserta keluarganya terlebih dulu singgah di Terengganu. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Kelantan pada 1 Januari 2021.

Ketika dalam perjalanan ke homestay yang terletak di Pasir Pekan, mereka melihat ada sebuah "warung" yang ramai sekali dikunjungi orang dan mengantre untuk mengambil makanannya.

Baca Juga: Viral Rp 15 Juta Dimakan Rayap, Ini Syarat Penukaran Uang Rusak

Keesokan harinya, Azam dan keluarganya benar-benar ke rumah tersebut dan duduk di tempat yang ada di teras.

“Kelihatannya ada beberapa jenis lauk yang terhidang. Ada ayam percik, kari kambing, dan sambal etok. Sepertinya sedap ini,” sambung pria yang berusia 39 tahun itu.

Mereka tidak menyadari ada sesuatu yang salah karena sang pemilik “warung” tampak ramah melayani mereka. Hingga tiba waktunya memesan minum, Azam sedikit curiga kalau ada yang salah.

Tiba-tiba saja sang pemilik “warung” memberikan teh manis kepada mereka sebelum Azam memesan satu jenis minuman pun.

Baca Juga: Viral Video Kasur Palsu Berbahan Kardus, Ternyata Diproduksi di Tegal

"Ini bukan warung, Bu?" tanya Azam.

"Bukan, ini rumah," jawab perempuan tersebut.

Kontan jawaban itu seketika membuat Azam malu bukan main. Ia pun buru-buru mengajak keluarganya meminta maaf dan berpamitan. Tapi mereka justru dicegah oleh pemilik rumah. Orang-orang mengira bahwa mereka adalah keluarga si pemilik rumah.

Si pemilik rumah itu tak mengizinkan mereka pulang. Ia justru mengambilkan nasi dan lauk untuk anak-anak Azam.

Baca Juga: Wanita Mirip Julia Perez Viral di Tiktok

Sambil menahan malu, Azam pun bertanya mengapa rumah itu ramai sekali dari semalam sampai membuatnya berpikir bahwa tempat itu adalah warung makan. Ternyata, si pemilik rumah tengah mengadakan acara kenduri untuk syukuran.

"Jadi setelah salat Jumat, siapa yang pergi salat boeh singgah untuk makan," jelas Azam mengulangi penjelasan dari ibu pemilik rumah.

Setelah mengalami kejadian itu, Azam membagikan ceritanya ke media sosial dan menjadi viral di Malaysia.

Penulis : Dian Septina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:46
KOMISI YUDISIAL MINTA PEMERINTAH MEMPERJELAS STATUS ESENSIAL SEKTOR HUKUM DAN PERADILAN SELAMA PPKM DARURAT   KAPOLDA METRO JAYA ANCAM AKAN MENYITA SEPEDA BAGI MASYARAKAT YANG NEKAT GOWES SAAT PPKM DARURAT   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MINTA WARGA MELAKUKAN AKTIVITAS OLAHRAGA DI RUMAH SELAMA PPKM DARURAT    PPKM DARURAT, BUS AKAP HINGGA AKDP DI KOTA TANGERANG HANYA BISA ANGKUT PENUMPANG 70 PERSEN    JUBIR KEPRESIDENAN FADJROEL RACHMAN: BANSOS TUNAI AKAN DISALURKAN SELAMA PELAKSANAAN PPKM DARURAT    KAPOLDA METRO JAYA: PINTU KELUAR MASUK JAKARTA DITUTUP MULAI 3 JULI 2021 PUKUL 00.00 WIB    SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR: ANGGOTA DPR TETAP HARUS KARANTINA MESKI KE LUAR NEGERI UNTUK TUGAS KONSTITUSIONAL   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR: HINGGA 30 JUNI 2021, SEBANYAK 187 ORANG DI LINGKUNGAN DPR TERPAPAR COVID-19   KETUA KOMISI III DPR HERMAN HERY BERHARAP POLRI MENINDAK TEGAS PIHAK YANG MENAIKKAN HARGA OKSIGEN SECARA TAK WAJAR   KEPALA BPOM PENNY LUKITO: IVERMECTIN OBAT KERAS, ADA EFEK SAMPING DAN HARUS SESUAI RESEP DOKTER   BPOM TEGASKAN PEMBUKTIAN IVERMECTIN SEBAGAI OBAT COVID-19 HARUS MELALUI UJI KLINIS   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA SEBUT MASA BERLAKU SIM HABIS SAAT PPKM DARURAT BISA DIPERPANJANG 21-27 JULI 2021   SEKJEN PMI MENYATAKAN PPKM DARURAT HARUS DIJADIKAN SEBAGAI SEBUAH GERAKAN DI TENGAH MASYARAKAT   SEBANYAK 53.000 PERSONEL POLRI-TNI DISIAGAKAN UNTUK MENGAWAL DAN MENGAMANKAN PPKM DARURAT 3-20 JULI 2021