Kompas TV regional berita daerah

Selama PSBB Jawa-Bali, Penumpang Prameks Tak Perlu Tunjukkan Hasil Rapid Antigen

Kamis, 14 Januari 2021 | 06:30 WIB
selama-psbb-jawa-bali-penumpang-prameks-tak-perlu-tunjukkan-hasil-rapid-antigen
Rangkaian kereta api lokal Prambanan Ekspres (Prameks) relasi Yogyakarta-Solo PP memasuki Stasiun Tugu Yogyakarta, beberapa waktu lalu (Sumber: Kompas.tv/Gading Persada)

SOLO, KOMPAS.TV- Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero tak mewajibkan penumpang kereta api lokal menunjukkan hasil Rapid-test/PCR dan juga Rapid-test Antigen selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali, 11 sampai 25 Januari 2021.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto menjelaskan di wilayah operasinya menjalankan sejumlah kereta api lokal. Seperti KA Joglosemarkerto, KA Prameks (Prambanan Ekspres) dan juga KA Bandara.

"Khusus untuk KA Joglosemarkerto, KA Prameks, dan KA bandara tidak diwajibkan menunjukkan hasil Rapid-test/PCR. Namun syarat lainnya masih berlaku," jelas Supriyanto, Rabu (13/1/2021).

Meski tidak mewajibkan untuk menunjukkan hasil Rapid-test/PCR dan juga Rapid-test Antigen, ungkap Supriyanto, para penumpang kereta api lokal juga wajib mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang berlaku selama pelaksanaan angkutan kereta api.

Baca Juga: Di Palembang Kereta Api Jarak Jauh Beroperasi Lagi


"Untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol Kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," ungkapnya.

Sebelumnya, PT KAI selama PPKM Jawa-Bali mewajibkan calon pelanggan kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif Rapid Test Antigen sebagai syarat untuk naik Kereta Api.

Penulis : Gading Persada


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:21
17 ANGGOTA TIM POSITIF COVID-19, BENFICA MINTA DEPARTEMEN KESEHATAN TUNDA JADWAL PERTANDINGAN SELAMA DUA PEKAN   KLUB SEPAK BOLA PORTUGAL BENFICA UMUMKAN 17 KASUS POSITIF COVID-19 DALAM JAJARAN PEMAIN, PELATIH, DAN OFISIALNYA   ATALANTA GAGAL MENEMBUS 5 BESAR KLASEMEN SEMENTARA SEUSAI BERMAIN IMBANG 1-1 LAWAN UDINESE   MANCHESTER CITY BERHASIL GESER POSISI LEICESTER CITY DI PUNCAK KLASEMEN SEMENTARA SEUSAI BUNGKAM ASTON VILLA 2-0   HARI INI KRISTEN GRAY, WARGA AS YANG MEMBUAT KONTEN DI MEDSOS YANG MERESAHKAN MASYARAKAT, DIDEPORTASI DARI BALI   RATUSAN PENGUNGSI BANJIR DI MASJID AL KAROMAH DI MARTAPURA, KALIMANTAN SELATAN, MULAI MENGELUH SAKIT   HARI INI MENJADI HARI TERAKHIR PERPANJANGAN KEDUA MASA OPERASI PENCARIAN PESAWAT SRIWIJAYA SJ-182   SIANG INI KOMISI III DPR BERENCANA GELAR RAPAT PARIPURNA MENYETUJUI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI BARU   MESKI TRUMP SUDAH TAK JADI PRESIDEN, SENAT AS MASIH AKAN GELAR SIDANG DAKWAAN PEMAKZULAN YANG DIAJUKAN DEMOKRAT DI DPR   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BENARKAN SANKSI DENDA PROGRESIF BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI JAKARTA DIHAPUS   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, HAMPIR PENUH, TERSISA SEKITAR 60 LIANG UNTUK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19   KETUA PMI JATENG: SEBANYAK 871 PENYINTAS COVID-19 DI JAWA TENGAH DONORKAN PLASMA KONVALESEN   SATGAS COVID-19 SEBUT KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT DI PULAU JAWA MENCAPAI LEBIH DARI 70 PERSEN   BANJIR BANDANG PUNCAK, BOGOR, MENKO PMK MINTA PT PTPN RELOKASI PERMUKIMAN KARYAWAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA